Surabaya, Media Pojok Nasional – Meski Timnas Indonesia belum berhasil melaju ke putaran final Piala Dunia 2026, nama Indonesia tetap tercatat dalam lembaran sejarah ajang sepak bola terbesar di dunia. Hal itu terwujud lewat bola resmi yang akan digunakan pada laga puncak turnamen tersebut, bernama Adidas Trionda, yang seluruh proses pembuatannya berlangsung di dalam negeri.
Sebagai bola khusus untuk pertandingan penutup, Trionda membawa spesifikasi teknis tertinggi. Produsen perlengkapan olahraga asal Jerman, Adidas, melengkapinya dengan sistem sensor canggih yang mampu mengirimkan data secara langsung dan nyata ke ruang peninjauan VAR. Teknologi ini dirancang untuk membantu tim wasit mengambil keputusan yang lebih akurat selama pertandingan berlangsung. Karena adanya komponen elektronik tersebut, bola ini harus diisi daya terlebih dahulu sebelum dapat digunakan di lapangan.
Penyelenggara Piala Dunia 2026 mengonfirmasi bahwa bola ini akan menjadi alat utama di laga penutup yang berlangsung pada 20 Juli 2026 di Amerika Serikat. Kepercayaan yang diberikan kepada produsen di Indonesia menjadi bukti bahwa kemampuan industri manufaktur nasional telah memenuhi standar kualitas tertinggi yang diakui secara internasional.
Dari pabrik di Indonesia, bola-bola tersebut dikirim menuju lokasi pertandingan untuk bersiap menjadi bagian dari momen puncak bagi seluruh peserta dan penggemar sepak bola dunia. Kehadiran karya anak bangsa ini menjadi satu kebanggaan tersendiri, terlepas dari belum adanya tim nasional yang mengibarkan bendera Merah Putih di lapangan Piala Dunia edisi ini. (Ayyubi).
