GRESIK, Media Pojok Nasional – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik menerbitkan imbauan resmi mengenai Mitigasi Kenakalan Remaja di Sekolah sebagai upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter. Imbauan tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M.
Kebijakan ini menjadi langkah preventif untuk memperkuat peran sekolah dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi remaja, seperti perundungan, penyalahgunaan narkoba, tawuran, minuman keras, hingga dampak negatif media sosial.
Dalam imbauan tersebut, Cabang Dinas Pendidikan Gresik mengarahkan seluruh SMA, SMK, dan SLB di wilayahnya untuk menerapkan tujuh strategi utama. Di antaranya memperkuat pendidikan karakter dan nilai keagamaan, mengoptimalkan peran Guru Bimbingan Konseling (BK) dan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), meningkatkan kolaborasi dengan orang tua, mengawasi perilaku menyimpang, memberikan edukasi kesehatan dan etika pergaulan, menerapkan pendekatan edukatif tanpa stigma, serta memastikan pelaporan cepat terhadap kasus-kasus khusus yang memerlukan penanganan lintas sektor.
Eko Agus Suwandi menegaskan bahwa pencegahan kenakalan remaja merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara pendidik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.
Melalui imbauan ini, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik berharap tercipta budaya sekolah yang lebih aman, inklusif, dan kondusif, sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dalam prestasi akademik maupun pembentukan karakter sebagai generasi penerus bangsa.
