Surabaya, Media Pojok Nasuonal – Suasana kebersamaan dan semangat kekeluargaan terasa begitu kental di Dome Gedung A Kampus Benowo, Universitas Wijaya Putra (UWP), pada Minggu 2 Agustus 2026. Ratusan alumni dari berbagai angkatan, mulai dari era kampus Kepanjen hingga kampus Benowo Surabaya berkumpul dalam acara Reuni Akbar sekaligus Kongres Ikatan Alumni (IKA) UWP yang digelar untuk agenda pemilihan ketua umum periode baru.
Kongres yang berlangsung khidmat ini menjadi momen penting bagi seluruh keluarga besar UWP untuk menentukan arah organisasi alumni ke depan. Proses pemilihan berlangsung dengan suasana demokratis dan penuh kekeluargaan, sejalan dengan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas civitas akademika UWP. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kontestasi kepemimpinan, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarlulusan yang tersebar di berbagai profesi dan daerah.

Kongres kali ini berhasil memilih Nur Eko Ardian, S.Sos., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Direktur Umum & Kepesertaan Bank Jatim, sebagai Ketua Umum IKA UWP periode 2026–2029. Kepemimpinan baru ini akan didampingi oleh dua pembina berpengaruh, yaitu Dr. Kodrat Sunyoto, M.Si., dari DPRD Provinsi Jawa Timur dan Mochamad Machmud, S.Sos., M.Si., dari DPRD Kota Surabaya. Harapan besar disematkan kepada pengurus baru untuk memperkuat sinergi antara alumni dan almamater.
Dalam sambutannya, Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, M.Hum., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara reuni dan kongres ini. Beliau menekankan bahwa peran alumni sangat strategis dalam mendukung pengembangan almamater, khususnya dalam mewujudkan visi besar UWP sebagai Kampus Sociopreneur.
“Visi kita adalah menjadi Universitas terkemuka dalam pengembangan Sociopreneurship berbasis riset pada tahun 2030. Untuk mencapai hal itu, kami tidak bisa bergerak sendiri. Di sinilah peran penting bapak dan ibu sekalian sebagai alumni. Kami berharap IKA UWP dapat menjadi mitra strategis dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Budi Endarto di hadapan para peserta kongres.

Rektor UWP menegaskan bahwa alumni, dosen, dan mahasiswa adalah pilar utama pertumbuhan kampus. “Kami ingin UWP tumbuh bersama masyarakat. Alumni adalah ujung tombak penyebaran nilai-nilai kampus di dunia kerja dan industri. Kongres ini adalah bukti bahwa ikatan emosional lintas generasi menjadi fondasi kuat untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata,” tegasnya.
Kehadiran alumni dari dua era bersejarah UWP, yang pertama kali berdiri pada 27 Februari 1981 di gedung SD Negeri Kepanjen Surabaya, sebelum seluruh aktivitas akademik terpusat di kampus Benowo Surabaya pada 2 Februari 1990 menjadi simbol perjalanan panjang UWP dalam mencetak generasi unggul.

Semangat Impactful UWP yang digaungkan sejak tahun 2025 menjadi benang merah dalam setiap kebijakan pengembangan kampus. Rektor menegaskan bahwa kontribusi alumni sangat dibutuhkan, baik dalam penguatan riset kolaboratif, pengabdian masyarakat, maupun penciptaan lapangan kerja berbasis kewirausahaan sosial.
Senada dengan Rektor, Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya menyampaikan bahwa reuni akbar ini dirancang tidak hanya untuk bernostalgia, tetapi juga sebagai ajang sinergi. “Kami ingin merekatkan jaringan alumni lintas angkatan. Dengan adanya kongres ini, kami berharap IKA UWP ke depan dapat menjadi motor penggerak bagi adik-adik mahasiswa dan turut serta dalam program-program kampus yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, sesuai dengan tagline kita Impactful UWP,” ungkapnya.
Ketua Umum terpilih, Nur Eko Ardian, menyampaikan komitmennya untuk menggerakkan peran alumni sesuai dengan visi kampus yang impactful. “Sebagai alumni, kita tidak hanya menyandang status, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mengawal visi sociopreneur yang telah digariskan UWP. Kita harus bersama-sama menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, sesuai dengan semangat ‘Impactful UWP’,” tegasnya.
Dengan tagline “Growth with Society” , UWP menegaskan komitmennya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga berjiwa sosial dan mampu menciptakan perubahan. Dukungan penuh dari pembina Dr. H. Kodrat Sunyoto dan Mochamad Machmud diharapkan mampu memperkuat posisi strategis IKA UWP dalam pembangunan dan pengabdian masyarakat.
Kongres IKA UWP yang berlangsung di Dome Gedung A ini menjadi sejarah baru bagi almamater, sekaligus penegas komitmen seluruh sivitas akademika, termasuk para alumni untuk terus bergerak bersama mewujudkan kampus yang inovatif, sociopreneur, dan berdampak. Acara reuni akbar dan kongres ini diakhiri dengan foto bersama dan doa, menandai babak baru kebersamaan alumni UWP dalam memajukan almamater tercinta di era kepemimpinan yang baru.
Red.
