Donor Darah di SMAN 1 Mojosari: Pendidikan Empati yang Diuji di Lapangan

Mojokerto, Media Pojok Nasional –
Halaman SMAN 1 Mojosari berubah fungsi pada 14 April 2026. Bukan lagi sekadar ruang aktivitas siswa, melainkan titik temu antara pendidikan dan aksi kemanusiaan. Sekolah ini menggelar donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto.

Sejumlah siswa bergantian menjalani prosedur medis: pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga pengambilan darah. Petugas kesehatan terlihat memastikan standar keamanan berjalan, sementara peralatan medis tertata di sisi lokasi. Kegiatan berlangsung tertib, dengan seleksi ketat bagi calon pendonor.

Kepala sekolah, Wardoyo, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pendidikan karakter yang konkret. “Siswa perlu mengalami langsung nilai kepedulian, bukan hanya mempelajarinya,” ujarnya.

PMI mencatat kebutuhan darah di daerah masih dinamis, terutama untuk kasus darurat dan layanan rumah sakit. Keterlibatan pelajar dinilai penting sebagai sumber donor sukarela sekaligus investasi kesadaran sosial jangka panjang.

Di tengah rutinitas akademik, donor darah ini menjadi penanda: sekolah tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membentuk warga yang peka. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *