MASJID AL MUBAROK GRIYA BENOWO INDAH / DREAMING LEND GELAR PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN 1447 H, BERKUMPULKAN 11 EKOR SAPI DAN 26 EKOR KAMBING HASIL KERJA SAMA WARGA

MASJID AL MUBAROK GRIYA BENOWO INDAH / DREAMING LEND GELAR PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN 1447 H, BERKUMPULKAN 11 EKOR SAPI DAN 26 EKOR KAMBING HASIL KERJA SAMA WARGA

SURABAYA – Semangat beribadah dan kepedulian sosial mewarnai suasana di lingkungan Griya Benowo Indah / Dreaming Lend, RW 13, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya pada hari Rabu (27/5/2026). Di hari yang bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1447 Hijriyah, bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idhul Adha, halaman Masjid Al Mubarok menjadi pusat kegiatan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan secara meriah, tertib, dan penuh keberkahan, dihadiri oleh pengurus masjid, warga sekitar, serta para dermawan yang telah berpartisipasi.

Kegiatan yang menjadi tradisi tahunan umat Islam ini dimulai secara resmi dengan rangkaian acara pembukaan yang khidmat. Sebagai langkah awal, Ketua Takmir Masjid Al Mubarok Griya Benowo Indah / Dreaming Lend (GBI/DL), Bapak KH. Agus Thohir S.Pd, S.H, M.Pd, menyampaikan sambutan sekaligus membuka seluruh rangkaian kegiatan penyembelihan hewan kurban tahun ini.

Dalam sambutannya yang penuh makna dan hikmah, KH. Agus Thohir mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga ke hadirat Allah SWT atas izin dan karunia-Nya sehingga kegiatan mulia ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Beliau juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat, para donatur, serta semua pihak yang telah meluangkan dana, tenaga, dan pikiran demi terselenggaranya ibadah kurban di masjid ini.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Ilahi Rabbi, karena berkat kebersamaan dan gotong royong kita semua, Masjid Al Mubarok kembali dapat melaksanakan ibadah kurban pada tahun ini dengan jumlah yang sangat membanggakan. Semangat berbagi dan ketaatan warga di lingkungan RW 13 ini sungguh menjadi kekuatan besar yang mempersatukan kita dalam kebaikan,” ujar KH. Agus Thohir di hadapan para hadirin yang hadir.

Beliau juga menekankan bahwa ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan wujud ketaatan dan kepasrahan seorang hamba kepada Tuhan, serta sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bukti nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan, agar kebahagiaan Hari Raya Idhul Adha dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Setelah penyampaian sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua Takmir, memohon keselamatan, kelancaran, serta keberkahan atas seluruh proses kegiatan yang akan berlangsung, juga memohon agar amal ibadah yang dikerjakan diterima oleh Allah SWT dan menjadi ladang pahala bagi semua yang terlibat.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan, dijelaskan secara rinci mengenai jumlah dan asal hewan kurban yang berhasil dikumpulkan oleh pengurus dan panitia Masjid Al Mubarok tahun ini. Secara keseluruhan, terkumpul sebanyak 11 ekor sapi dan 26 ekor kambing yang siap dikurbankan.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa seluruh 11 ekor sapi yang dikurbankan merupakan hasil usaha bersama dan patungan yang dilakukan oleh warga serta jamaah masjid. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme dan rasa persatuan masyarakat yang bersatu padu mengumpulkan dana dan tenaga demi melaksanakan ibadah ini secara bersama-sama. Sementara itu, 26 ekor kambing yang tersedia juga berasal dari sumbangan dan keikhlasan para dermawan serta warga yang ingin melaksanakan ibadah kurban maupun aqiqah, yang telah dipercayakan pengelolaannya kepada panitia masjid.

Semua hewan yang diserahkan dan dikumpulkan telah melewati tahap pemeriksaan dan pemilihan yang ketat, sehingga dipastikan memenuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku menurut syariat Islam, baik dari segi usia, kesehatan, maupun kondisi fisiknya.

Proses penyembelihan berlangsung sepanjang hari dengan tertib dan teratur, dilakukan oleh petugas yang terampil, berpengalaman, dan memahami tata cara penyembelihan yang benar serta memperhatikan aspek kesejahteraan hewan dan kebersihan. Setelah disembelih daging kemudian diproses dan dibagi bagikan ke dalam bagian-bagian yang telah ditetapkan, untuk selanjutnya disalurkan kepada keluarga yang berkurban, kerabat, tetangga, serta yang paling utama disampaikan kepada kaum dhuafa, yatim piatu, dan warga yang kurang mampu di sekitar wilayah masjid maupun lingkungan kelurahan. (Msh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *