Gresik, Media Pojok Nasional – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Gresik Pusat Madiun kembali melaksanakan salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan calon warga melalui kegiatan Tes Ayam, yang digelar pada Minggu (1/6/2026) di Padepokan Asempandan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi, pagi dan siang, tersebut diikuti calon warga dari sejumlah ranting, meliputi Benjeng, Balongpanggang, Menganti, Driyorejo, Duduksampeyan, Cerme, Wringinanom, dan Kedamean. Sejak pagi hari, para peserta telah memadati kawasan padepokan dengan penuh kedisiplinan dan semangat persaudaraan, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai ketentuan organisasi.

Bagi masyarakat di luar lingkungan PSHT, istilah Tes Ayam mungkin terdengar asing bahkan menimbulkan beragam tafsir. Namun bagi warga dan calon warga PSHT, tahapan tersebut merupakan bagian dari tradisi organisasi yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai sarana pembelajaran nilai, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap ajaran luhur Persaudaraan Setia Hati Terate.
Dalam pelaksanaannya, setiap calon warga membawa seekor ayam jago yang kemudian diperiksa sesuai ketentuan organisasi. Ayam jago tersebut tidak sekadar menjadi kelengkapan kegiatan, melainkan mengandung makna simbolik yang merepresentasikan kesiapan lahir dan batin, kesungguhan menjalani proses, serta komitmen calon warga dalam memegang teguh nilai-nilai persaudaraan yang diajarkan PSHT.

Lebih dari sekadar tradisi, Tes Ayam menjadi media pendidikan karakter yang mengajarkan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab pribadi, dan penghormatan terhadap proses. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap calon warga sebelum menerima amanah sebagai bagian dari keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate.
Suasana kekeluargaan dan kebersamaan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Panitia, pengurus, serta para peserta berbaur dalam semangat persaudaraan yang menjadi ciri khas organisasi. Di sela-sela tahapan yang dijalani, para calon warga juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mempererat hubungan antaranggota dari berbagai ranting di wilayah Cabang Gresik.
Bagi PSHT, setiap proses menuju pengesahan bukanlah sekadar formalitas organisasi. Setiap tahapan dirancang sebagai sarana pembentukan watak dan penguatan mental agar lahir warga yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berkepribadian luhur, mampu membedakan benar dan salah, serta senantiasa menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat.
Pelaksanaan Tes Ayam di Padepokan Asempandan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga berakhirnya sesi siang. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang PSHT sejak didirikan di Madiun.
Melalui kegiatan ini, PSHT Cabang Gresik kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga warisan nilai dan tradisi organisasi, sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang berkarakter kuat, berbudi luhur, serta menjunjung tinggi makna persaudaraan sebagai ruh utama Persaudaraan Setia Hati Terate.
Red.
