Usung Sociopreneurship, Universitas Wijaya Putra Lepas 333 Mahasiswa KKN 2026 Menuju 3 Wilayah Strategis

Usung Sociopreneurship, Universitas Wijaya Putra Lepas 333 Mahasiswa KKN 2026 Menuju 3 Wilayah Strategis

Surabaya,Pojok Nasional – Pada Kamis, 4 Juni 2026, Universitas Wijaya Putra (UWP) menggelar pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 melalui jalur daring. Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Kapabilitas Mahasiswa melalui Sociopreneurship untuk Solusi Permasalahan Masyarakat.”
Acara pelepasan turut dihadiri oleh Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, M.Hum., serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prof. Dr. Nugroho Mardi Wibowo, M.Si.

Sebanyak 333 mahasiswa yang tergabung dalam 13 kelompok akan menjalankan KKN di tiga wilayah, yakni Surabaya, Gresik, dan Pasuruan. Terdapat tiga skema utama dalam pelaksanaan KKN tahun ini, yaitu Program Hibah Kemdiktisaintek skema PMM, KKN Reguler Tematik berbasis Proyek Lapangan, serta Pendampingan Kampung Pancasila sesuai program Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Nugroho Mardi Wibowo menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendampingi masyarakat secara langsung. Ia berharap para peserta mampu beradaptasi dengan kondisi di lapangan, memahami kebutuhan warga, serta memberikan kontribusi nyata melalui program kerja yang relevan dan bermanfaat.
Ia juga mengingatkan bahwa selama menjalankan KKN, mahasiswa tidak hanya mewakili diri sendiri, melainkan juga nama baik UWP. Karena itu, sikap, etika, komunikasi, dan tanggung jawab harus dijaga sebaik mungkin.

Sementara itu, Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, dalam arahannya menyampaikan harapan agar KKN tidak berhenti sekadar menjadi program pengabdian di lapangan. Menurutnya, luaran dari KKN perlu diarahkan pada hasil akademik dan karya pengabdian yang lebih luas, misalnya dengan mengikuti kegiatan pemakalah dalam ajang PKM-CSR Awards 2026.

Ketua Penyelenggara KKN 2026, Drs. Dwi Wahyu Prasetyono, M.Si., beserta jajaran panitia dan 18 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) juga turut hadir mendampingi jalannya proses pelepasan. Kehadiran para DPL menunjukkan komitmen UWP dalam memberikan arahan, pembinaan, serta pendampingan optimal bagi setiap kelompok KKN selama menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis proyek lapangan.

Melalui tema yang diusung, mahasiswa diharapkan mampu melahirkan gagasan kreatif, inovatif, dan solutif dalam merespons berbagai persoalan masyarakat. Pendekatan sociopreneurship ini menekankan pemberdayaan, inovasi sosial, serta keberlanjutan program agar KKN tidak hanya menjadi aktivitas akademik semata, melainkan juga memberikan dampak nyata dan manfaat luas bagi masyarakat.
Pelepasan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa UWP untuk terjun langsung ke tengah masyarakat. Dengan dukungan kelembagaan, pendampingan DPL, dan pembagian kelompok di Surabaya, Gresik, dan Pasuruan, pelaksanaan KKN 2026 diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *