LAMONGAN, Media Pojok Nasional – Edukasi mengenai literasi keuangan menjadi salah satu materi yang diperkenalkan kepada peserta didik baru di SMP Negeri 4 Lamongan (Snepala) melalui Gerakan Cerdas Keuangan yang diselenggarakan bekerja sama dengan PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda).
Kegiatan tersebut menghadirkan sosialisasi mengenai pengenalan literasi keuangan yang disesuaikan dengan usia peserta didik. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar tentang pengelolaan keuangan serta pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini. Pada kesempatan yang sama, peserta didik juga mengikuti penanaman pohon matoa di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan kegiatan merupakan bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan badan usaha milik daerah (BUMD) dalam menghadirkan materi edukatif bagi peserta didik. Sosialisasi berlangsung di lingkungan sekolah dengan pendekatan yang interaktif sehingga peserta didik dapat mengikuti materi secara langsung.
Kepala SMP Negeri 4 Lamongan, Hari, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperluas wawasan peserta didik melalui edukasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, anak-anak merasa senang dengan kehadiran Bank Daerah Lamongan. Kami berharap melalui edukasi ini mereka semakin mengenal pentingnya literasi keuangan dan tumbuh kebiasaan positif sejak dini. Karena Bank Daerah Lamongan merupakan BUMD Kabupaten Lamongan dan lokasinya berdekatan dengan sekolah, kami menjalin kerja sama dalam bentuk kegiatan edukatif yang memberikan manfaat bagi peserta didik,” ujarnya.
Selain menerima materi literasi keuangan, peserta didik bersama guru dan perwakilan PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda) melakukan penanaman pohon matoa di halaman sekolah. Kegiatan tersebut melengkapi materi edukasi dengan mengajak peserta didik berpartisipasi dalam upaya menjaga lingkungan sekolah.
Melalui Gerakan Cerdas Keuangan, Snepala menghadirkan ruang belajar yang memperkenalkan peserta didik pada literasi keuangan melalui pendekatan edukatif. Kegiatan ini difokuskan pada penyampaian pengetahuan dan penguatan kebiasaan positif sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik, sekaligus menjadi salah satu bentuk sinergi antara sekolah dan mitra dalam mendukung proses pembelajaran. (Ayyubi).
