Surabaya, Media Pojok Nasional – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) menggelar kegiatan strategis “Pembentukan Kader Anti Kenakalan Remaja dan Pendampingan Peningkatan Pemahaman Pemuda tentang Bahaya HIV-AIDS, Kenakalan Remaja, dan Narkoba”. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 21 s.d. 23 Juli 2026, bertempat di Auditorium Universitas Wijaya Putra (UWP) ini bertujuan mencetak generasi muda yang tangguh dan berkarakter.
Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kota Surabaya, Farida Fitrianing Arum, SE., MM., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul. “Kami fokus pada pembentukan kader yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya. Target kami adalah menciptakan ‘Kota Layak Pemuda’ yang aman, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba serta perilaku negatif,” ujar Farida dalam sambutannya.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa UWP serta perwakilan pelajar SMA/SMK se-Surabaya Barat ini menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai instansi. Mulai dari Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Tanjung Perak yang memberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum kenakalan remaja, serta Ahli Utama BKPSDM Kota Surabaya, hingga perwakilan dari BNN Kota Surabaya yang memaparkan modus peredaran narkoba dan pentingnya program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) dan Pimpinan Redaksi INews Surabaya. Tak ketinggalan, aspek psikologis juga menjadi perhatian dengan menghadirkan Dosen psikologi UWP untuk membahas manajemen stres dan tekanan teman sebaya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UWP, Dr. Esa Wahyu Endarti, M.Si., menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan menekankan peran strategis kampus sebagai benteng moral. “UWP berkomitmen menjadi kampus sociopreneur dan impactful yang tidak hanya mencetak lulusan cerdas secara akademis, tetapi juga melahirkan insan yang memiliki jiwa kewirausahaan sosial dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami percaya bahwa melalui pembekalan ini, UWP terus mengokohkan perannya sebagai kampus yang relevan, responsif, dan berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan-persoalan sosial, khususnya di kalangan generasi muda,” tegasnya.
Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Sesi diskusi dan simulasi yang interaktif menjadi momen puncak, di mana para peserta diajak untuk memecahkan kasus-kasus nyata yang sering dihadapi remaja. Hal ini dinilai efektif untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para kader yang telah terbentuk mampu menjadi pelopor kebaikan dan menyebarkan informasi positif di lingkungan masing-masing demi menyongsong Indonesia Emas. Sebagai bagian dari komitmen nyata mendukung generasi muda berprestasi, Pemkot Surabaya melalui UWP juga terus membuka peluang Beasiswa Surabaya bagi calon mahasiswa berprestasi maupun tidak mampu secara ekonomi yang ingin mengenyam pendidikan tinggi di UWP, sebagai wujud nyata keberpihakan terhadap masa depan pemuda Kota Pahlawan.
Red.
