SMKN 1 Bendo Magetan, Sekolah Desa Rasa Kota dengan Prestasi dan Budaya Industri

MAGETAN , Media Pojok Nasional – Menyandang identitas “Sekolah Desa Rasa Kota, Prestasi Indonesia”, SMK Negeri 1 Bendo Magetan terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui kompetensi keahlian, budaya industri, kemitraan dunia kerja dan pembinaan karakter siswa.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMKN 1 Bendo Yayuk Rahayu Sri Wahyuningsih, S.Pd., M.Pd., pengembangan sekolah diarahkan tidak hanya pada capaian akademik, tetapi juga pada kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

Salah satu langkah yang menonjol terlihat melalui penguatan Bursa Kerja Khusus (BKK). Sepanjang 2026, SMKN 1 Bendo memfasilitasi rekrutmen industri, di antaranya PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT SNS AC. Kegiatan tersebut mempertemukan siswa tingkat akhir, alumni dan pencari kerja dengan kebutuhan industri.

Sekolah juga memiliki sembilan kompetensi keahlian, mulai bidang otomotif, pengelasan, ketenagalistrikan, elektronika, konstruksi hingga desain komunikasi visual. Data Kemendikdasmen mencatat SMKN 1 Bendo berakreditasi A, dengan 60 rombongan belajar dan 120 guru pada semester genap 2025/2026.

Penguatan karakter berjalan beriringan dengan kompetensi. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah melaksanakan MPLS Ramah, sementara program “Sampahku Milikku” dan Depo Air Isi Ulang menjadi bagian dari pembiasaan kepedulian lingkungan di sekolah.

Dalam perkembangan pendidikan vokasi, SMKN 1 Bendo juga mencermati kebijakan Program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK (3+1) melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 64 Tahun 2026. Program ini memberikan tambahan tahun keempat secara khusus bagi peserta didik yang mengikuti kelas kebekerjaan luar negeri, dengan penguatan kompetensi dan kesiapan sesuai kebutuhan negara tujuan.

Arah kebijakan tersebut dinilai relevan dengan upaya sekolah memperluas kesiapan lulusan. SMKN 1 Bendo akan mengadopsi dan mengaplikasikan arah kebijakan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku apabila memenuhi persyaratan sebagai penyelenggara program.

“Melalui BKK, kami terus menjalin kemitraan dengan berbagai industri besar agar lulusan kami memiliki akses langsung ke dunia kerja,” ujar Yayuk.

Berbagai langkah tersebut memperlihatkan arah pengelolaan SMKN 1 Bendo yang menempatkan kualitas lulusan sebagai ukuran penting keberhasilan sekolah. Identitas “Sekolah Desa Rasa Kota, Prestasi Indonesia” tidak hanya dibangun melalui slogan, tetapi melalui penguatan kompetensi, jejaring industri, karakter dan kesiapan siswa menghadapi masa depan.

Dengan budaya industri dan orientasi prestasi yang terus dikembangkan, SMKN 1 Bendo berupaya memastikan lulusan memiliki pilihan yang semakin luas: bekerja, melanjutkan pendidikan, berwirausaha, maupun mempersiapkan diri menuju peluang kerja global.

Sementara itu, pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa juga berjalan melalui organisasi kesiswaan. Pada Senin, 7 September 2026, OSIS SMKN 1 Bendo Magetan menggelar kampanye pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS di Hall KANEBSA. Kegiatan tersebut diikuti tiga pasangan calon yang diperkenalkan kepada warga sekolah sebagai bagian dari proses pemilihan kepemimpinan siswa.

Kampanye tersebut menjadi bagian dari pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah. Melalui proses pemilihan, siswa tidak hanya diberikan ruang untuk menentukan pemimpin organisasi, tetapi juga belajar menyampaikan gagasan, memilih secara bertanggung jawab dan memahami proses pergantian kepemimpinan secara tertib. (Ayyubi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *