Gresik, Media Pojok Nasional – Menjawab tuntutan masyarakat akan tata kelola pendidikan yang akuntabel, SMAN 1 Driyorejo menyiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan pendekatan yang melampaui sekadar kepatuhan administratif. Sosialisasi digelar secara luas dan terbuka, melibatkan kepala sekolah SMP se-kecamatan sekitar, komite sekolah, wali murid, hingga warga masyarakat di lingkungan sekitar sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami dan terlibat dalam mekanisme yang berlaku.
Dipimpin langsung Kepala Sekolah Alif Hanifah, panitia memaparkan secara rinci seluruh alur kerja, mulai dari penerapan sistem zonasi, prosedur pelayanan, verifikasi berkas, hingga kesiapan sistem informasi digital. Setiap aturan disusun dengan presisi untuk mengantisipasi kendala, memastikan tidak ada ruang bagi ketidakjelasan atau penafsiran ganda.
“SPMB harus berjalan transparan, tertib, dan humanis. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang jelas, cepat, dan tanpa diskriminasi. Kepercayaan publik dibangun dari proses yang jujur dan profesional,” tegas Alif Hanifah.
Prinsip tersebut diterjemahkan ke dalam langkah nyata: penyempurnaan standar operasional, simulasi pelayanan berulang, evaluasi mendalam, serta penguatan pengawasan internal. Sekolah juga menekankan pentingnya literasi informasi, mengarahkan masyarakat hanya mengakses saluran resmi guna menghindari kabar yang tidak benar.
Keterlibatan aktif kepala sekolah jenjang di bawah, komite, dan warga sekitar dalam sosialisasi ini menegaskan bahwa SMAN 1 Driyorejo membangun layanan yang komunikatif dan terbuka, bukan tertutup dan eksklusif. Kesiapan matang ini pun menuai apresiasi luas sebagai contoh pelayanan pendidikan publik yang modern dan bertanggung jawab.
Bagi SMAN 1 Driyorejo, SPMB adalah lebih dari sekadar penerimaan siswa baru. Ini adalah momen meletakkan fondasi kepercayaan jangka panjang, di mana integritas dan pelayanan prima menjadi kehormatan utama yang dijaga secara konsisten. (Ayyubi).
