Bangkalan, Media Pojok Nasional — Rentetan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di akses jalan Arosbaya—Sebanih, Kabupaten Bangkalan, diduga dipicu tumpahan solar yang membuat permukaan jalan licin dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
Peristiwa yang sempat ramai diperbincangkan warga melalui grup media sosial itu kini mulai menemui titik terang. Aparat Polres Bangkalan dikabarkan telah mengamankan sebuah mobil truk bermuatan tangki yang diduga menjadi sumber tumpahan solar di jalur tersebut.
Informasi tersebut menguat setelah Kanit Humas Polres Bangkalan, Ipda Indratama Agung, membenarkan bahwa kendaraan yang diamankan merupakan truk berisi tangki solar. Dalam komunikasi singkat yang diterima media ini, Ipda Indratama menyebut kendaraan tersebut telah dimonitor pihak kepolisian dan saat ini masih dalam proses penanganan lebih lanjut. “Betul Pak,” tulis Ipda Indratama saat dikonfirmasi terkait dugaan truk tangki berisi solar yang menjadi penyebab tumpahan di jalur Arosbaya—Sebani.
Sebelumnya, pihak kepolisian juga mengaku telah menerima informasi awal dari masyarakat terkait banyaknya pengendara yang mengalami selip akibat jalan licin di kawasan Arosbaya. Informasi tersebut langsung diteruskan ke jajaran lalu lintas untuk dilakukan penanganan. “Sudah saya forward ke KBO Lantas Pak, terima kasih infonya,” ujar Ipda Indratama dalam pesan singkatnya.
Meski belum ada keterangan resmi lengkap dari kepolisian, keberadaan truk tangki yang diduga mengangkut solar dalam jumlah besar tersebut kini memunculkan dugaan lain. Muatan solar yang dibawa kendaraan itu diduga merupakan BBM bersubsidi yang disalahgunakan untuk kepentingan tertentu.
Dugaan tersebut mengemuka lantaran kendaraan berupa truk tangki pengangkut solar dalam jalur non-distribusi resmi dinilai cukup mencurigakan, terlebih setelah insiden tumpahan yang memicu banyak kecelakaan di jalur padat kendaraan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pendalaman masih dilakukan oleh pihak Polres Bangkalan. Aparat kepolisian disebut masih menyusun keterangan resmi terkait status kendaraan, asal muatan, hingga dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi yang dibawa truk tersebut.
Sementara itu, masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum tidak hanya berhenti pada penanganan kecelakaan lalu lintas semata, namun juga mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan keselamatan publik.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, bukan hanya karena memicu banyak kecelakaan, tetapi juga karena membuka dugaan adanya praktik penyalahgunaan distribusi solar bersubsidi di wilayah Bangkalan.
