Sidoarjo, Media Pojok Nasional – Lapangan Jenggolo, Sidoarjo, selama empat hari terakhir bukan hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga panggung pembuktian lahirnya atlet-atlet muda berprestasi dari lingkungan perguruan tinggi. Di tengah ketatnya persaingan Piala Gubernur Jawa Timur Open Woodball 2026 yang berlangsung pada 14–17 Mei 2026, mahasiswa Universitas Adi Buana ( UAB ) Surabaya tampil mencuri perhatian.
Dua nama berhasil membawa pulang prestasi membanggakan bagi kampus. I Putu Ari Kuncoro meraih Juara II kategori Single Fairway Senior, sedangkan Amalyah Rizky sukses menempati posisi Juara III kategori Women Team Stroke Senior.
Pencapaian tersebut tidak lahir dari keberuntungan sesaat. Di cabang olahraga woodball yang menuntut ketepatan, konsentrasi, serta pengendalian ritme permainan, kedua atlet mahasiswa itu mampu menunjukkan konsistensi permainan hingga akhir kompetisi. Mereka tampil tenang di tengah tekanan, menjaga akurasi pukulan, dan memperlihatkan mental bertanding yang matang.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas bahwa pembinaan mahasiswa di Universitas Adi Buana Surabaya tidak hanya berorientasi pada ruang akademik, melainkan juga memberi ruang serius terhadap pengembangan prestasi olahraga. Kampus tidak lagi sekadar menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang pembentukan karakter, disiplin, dan daya saing generasi muda.
Piala Gubernur Jawa Timur Open Woodball 2026 sendiri diikuti atlet dari berbagai daerah dengan atmosfer kompetisi yang berlangsung kompetitif sejak hari pertama. Di arena itulah mahasiswa Universitas Adi Buana Surabaya mampu menunjukkan kapasitasnya, berdiri sejajar dengan para atlet senior lainnya, dan membawa nama institusi pendidikan mereka masuk dalam deretan peraih prestasi.
Prestasi tersebut menjadi sinyal bahwa olahraga woodball di kalangan mahasiswa terus berkembang dan mulai melahirkan talenta-talenta potensial di Jawa Timur. Lebih dari sekadar medali, capaian ini menjadi representasi semangat kerja keras, disiplin latihan, dan keberanian mahasiswa untuk tampil di panggung kompetisi yang lebih luas.
Red.
