
SURABAYA, Media Pojok Nasional — Suasana penuh keberkahan, kekhidmatan, dan kegembiraan menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah / Tahun 2026 Masehi yang digelar di Masjid At Tauhid, Pondok Benowo Indah (PBI), RT 04 RW 09, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya, pada hari Selasa, 25 Agustus 2026. Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Untuk Persatuan dan Kedamaian Negeri”, acara ini berlangsung meriah dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan.
Acara peringatan Maulid Nabi ini dihadiri oleh beragam elemen masyarakat, antara lain:
- Penasehat Takmir Masjid At Tauhid: KH. Saifuddin Rosyid, M.Pd.
- Ketua Takmir Masjid At Tauhid PBI: Ustadz H. Ali Mustafa beserta seluruh pengurus
- Penceramah Agama: KH. Trisnanto Wachid, M.Pd.I. (dari Surabaya)
- Ketua Banser: Ustadz H. Adam Iksan
- Para Kiai, Ulama, Ustadz, dan Ustadzah se-kecamatan Pakal
- Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat
- Pengurus dan anggota Muslimat NU
- Jamaah, Remaja Masjid, serta masyarakat luas sekitar Pondok Benowo Indah
Acara diawali dengan penampilan Al Banjari yang membawakan nuansa kegembiraan menyambut kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, di antaranya:
- Al Banjari Muslimat Nada
- Al Banjari Hidayatul Fitroh dari PBI RW 10
- Al Banjari Remaja Masjid At Tauhid PBI RW 09
Setelah penampilan Al Banjari, acara dilanjutkan dengan:

Dibawakan oleh Ustadz Nanang dari Surabaya, membuka rangkaian acara dengan penuh keberkahan.
Dalam sambutannya, Ustadz H. Ubaidillah menyampaikan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, mendukung, dan berkontribusi sehingga acara peringatan Maulid Nabi ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses. Beliau juga memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan acara terdapat kekurangan, baik dari segi persiapan maupun pelaksanaan.
Ketua Takmir Masjid At Tauhid, Ustadz H. Ali Mustafa, menyampaikan laporan perkembangan pembangunan masjid yang hingga saat ini baru mencapai sekitar 65% dan belum selesai 100%. Saat ini pembangunan sedang memasuki tahap pemasangan lantai bagian atas.
Beliau mengajak jamaah yang ingin beramal jariyah untuk ikut berpartisipasi dalam penyelesaian pembangunan, termasuk melalui program lelang keramik — masyarakat dapat menyumbang per meter keramik atau lebih, dan dapat berhubungan langsung dengan panitia pembangunan. Ustadz H. Ali Mustafa juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menyumbang, semoga amal baiknya dibalas Allah SWT sebagai amal jariyah dan rezekinya dilipatgandakan.
Dalam sholawat nabi dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Al Banjari Remaja Masjid At Tauhid, suasana menjadi semakin syahdu dan penuh kerinduan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.
Penceramah utama, KH. Trisnanto Wachid, M.Pd.I. dari Surabaya, menyampaikan ceramah yang mendalam dan menguraikan secara luas tentang tema acara: “Meneladani Akhlak Rasulullah Untuk Persatuan dan Kedamaian Negeri”. Beliau menjelaskan bahwa meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW adalah kunci untuk menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Umat Islam diharapkan tidak hanya mencintai Nabi secara lisan, tetapi juga menerapkan sifat-sifat Beliau yang rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan sehari-hari.
Doa Dipimpin langsung oleh KH. Saifuddin Rosyid, M.Pd., memohon keberkahan, keselamatan, dan kemaslahatan untuk seluruh jamaah, masyarakat, serta bangsa dan negara.

Puncak acara yang paling dinanti dan membuat suasana semakin meriah adalah tradisi berkah Maulid. Dalam kegiatan ini, disiapkan berbagai macam hadiah yang akan dibagikan kepada jamaah, meliputi: – Berbagai macam barang alat dapur, – Peralatan sholat, – Sembako, – Uang tunai, – Serta barang berguna lainnya. Suasana menjadi sangat meriah dan penuh sukacita ketika jamaah berpatisipasi dalam berkah maulid, yang bukan sekedar hiburan, melainkan wujud berbagi rezeki dan kebersamaan antara sesama umat . . Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan rama tama. Dalam kegiatan inti tidak hanya menjadi sarana memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperkuat persaudaraan, antar-warga, sebagaimana tema yang diusung Meneladani Akhlak Rasulullah Untuk Persatuan dan Kedamaian Negeri.(Msh)
