Nganjuk, Media Pojok Nasional – Pondok Pesantren Putri Mojosari, Dusun Mojosari, Desa Ngepek, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk
Tanggal: Selasa, 20 Januari 2026 (1 Sya’ban 1447 Hijrah)
Tema: “Mengulang Kisah Meralut Ukhuwah Mengais Berkah Mengharap Syafa’ah”.
Acara dimulai dengan sesi pembukaan resmi, diikuti langsung dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang mengharumkan suasana. Selanjutnya, dilakukan Tahlil yang dipimpin oleh Ustadzah Fatimatus Zahro, M.Pd.

Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Wakil Alumni, Ustadzah Hj. Julaifah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh guru dan pengasuh pondok yang telah memberikan ilmu serta pembinaan, sehingga para alumni dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. Selain itu, ia juga mengucapkan permohonan maaf jika selama masa tinggal di pondok terdapat tingkah laku atau perbuatan yang kurang baik. Ustadzah Hj. Julaifah juga menyampaikan harapan agar seluruh alumni selalu mendoakan guru-guru agar tetap sehat, ilmu yang diberikan menjadi berkah untuk dunia dan akhirat, serta bagi guru-guru yang telah wafat diberikan ampunan dan ridho Allah SWT beserta doa restu.

Berikutnya, sambutan dari keluarga dan pengasuh pondok disampaikan oleh KH. Gus M. Muhibbin. Beliau menguraikan makna dari tema acara yang diusung, yaitu pentingnya menjaga tali silaturahmi dan ukhuwah antar sesama alumni serta santri, karena melalui ukhuwah tersebut dapat kita peroleh berkah dan mengharapkan syafa’ah di hari kemudian. KH. Gus M. Muhibbin juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta, dengan harapan acara ini membawa manfaat, keberkahan, dan kerukunan yang luas.

Acara puncak adalah ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Gus M. Nurul Zainuddin. Beliau mengajak seluruh peserta untuk selalu menjadikan Allah SWT sebagai pegangan utama dalam kehidupan. Selain itu, beliau juga mengangkat kisah Siti Mariyam, seorang wanita yang hafal Al-Qur’an dan disebut sebagai waliyullah, sebagai teladan bagi seluruh santri dan alumni untuk selalu mendekatkan diri kepada Al-Qur’an dan menjalankan ajaran agama dengan konsisten.
Acara dilanjutkan pemberian cinderamata oleh ibu nyai Hj jamalah yang telah mengabdikan diri dipondok pesantren Putri Mojosari, lalu ditutup dengan doa oleh Ibu Nyai Hj Ummaiyah dan Ibu Nyai Hj Mahmudah, lalu foto bersama dan ramah tamah. (Msh)
