Surabaya, Media Pojok Nasional – Universitas Adi Buana melalui program Legacy of Eleven Fakultas Ilmu Kesehatan resmi menggelar Seminar Nasional bertajuk “Healing, Branding, dan Jadi Versi Terbaik Diri Sendiri”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, pukul 08.00 WIB di Graha Hasta Brata, kampus Universitas Adi Buana, Surabaya.
Acara ini langsung menarik perhatian kalangan pakar pendidikan karena mengangkat tema yang menjembatani teori kesehatan, psikologi pendidikan, dan komunikasi strategis dalam satu kerangka keilmuan yang utuh. Sebagai pembicara utama, seminar ini menghadirkan dr. Gia Pratama Putra, praktisi medis sekaligus penulis yang mendalami pendekatan lintas disiplin ilmu.
Materi yang disajikan tidak sekadar bersifat motivasional, melainkan menguraikan secara mendalam bagaimana proses pemulihan diri (healing) menjadi fondasi kematangan emosional, serta bagaimana personal branding disusun sebagai strategi ilmiah aktualisasi potensi diri. Pendekatan ini dinilai sangat relevan karena menjawab tantangan nyata: rendahnya pemahaman berbasis data mengenai pengembangan diri, serta dampak negatif kebiasaan overthinking dan ketidakjelasan arah tumbuh yang kini menjadi perhatian utama dunia pendidikan.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini akan mendapatkan beragam manfaat, antara lain paparan materi berbasis riset, panduan sistematis membangun identitas diri yang beretika, peluang diskusi akademis, sertifikat yang diakui, poin kemahasiswaan, serta fasilitas pendukung lainnya. Kegiatan ini terbuka bagi sivitas akademika maupun masyarakat umum, dengan biaya partisipasi terjangkau mulai dari Rp, 65.000.
Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui tautan s.id/seminardrgia atau memindai kode QR pada materi promosi. Untuk keterangan lebih lanjut, panitia dapat dihubungi melalui nomor 0812 3880 3704.
Penyelenggaraan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan 55 tahun Universitas Adi Buana. Melalui kegiatan ini, institusi menegaskan posisinya sebagai pelopor integrasi ilmu pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia, yang dinilai para pakar pendidikan sebagai terobosan penting bagi kemajuan mutu pendidikan nasional.
Red.
