DLH Gresik Gandeng Akademisi, Riset Blue Carbon Mangrove Berbasis Satelit Resmi Dimulai

Gresik, Media Pojok Nasional –
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pengendalian emisi karbon. Selasa (12/5/2026), Kepala DLH Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, S.T., M.T., menerima kunjungan tim peneliti dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sunan Gresik di Ruang Rapat Lestari DLH Gresik.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal koordinasi pelaksanaan penelitian tahun 2026 terkait potensi Blue Carbon Mangrove melalui pemanfaatan citra satelit sebagai implementasi teknologi Industri 5.0 di kawasan pesisir Kabupaten Gresik.

Tim peneliti dipimpin Achmad Dadang Burhanuddin, S.Si., M.Si., bersama akademisi dari Program Studi Biologi Terapan dan Teknologi Hasil Perikanan. Penelitian ini difokuskan pada penguatan data ilmiah mengenai kemampuan ekosistem mangrove dalam menyerap emisi karbon, sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan berbasis teknologi digital.

DLH Gresik menilai sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Pemanfaatan teknologi citra satelit diharapkan mampu menghadirkan sistem monitoring yang lebih akurat, modern, dan adaptif terhadap kondisi lingkungan pesisir.

Selain mendorong inovasi riset, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital sektor lingkungan hidup di Kabupaten Gresik. Kehadiran penelitian tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan data ilmiah, tetapi juga rekomendasi strategis bagi kebijakan pelestarian mangrove dan pembangunan berkelanjutan di masa mendatang.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Gresik menunjukkan langkah nyata menuju daerah yang lebih peduli lingkungan, berbasis ilmu pengetahuan, serta responsif terhadap isu global pengurangan emisi karbon. (Ayyubi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *