Surabaya, Media Pojok Nasional –
Surabaya kembali menegaskan posisinya sebagai episentrum pengembangan kualitas pendidikan nasional melalui Roadshow Wardah Inspiring Teacher (WIT) Generation 8, yang akan digelar pada Minggu, (11/1/2026), bertempat di Aula Graha Utama BBPMP Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi ruang strategis konsolidasi gagasan, praktik baik, serta refleksi akademik tentang transformasi pembelajaran di era digital.
Program ini merupakan kolaborasi lintas sektor antara Wardah Inspiring Teacher, Rumah Belajar WIT, Yayasan Guru Belajar, serta didukung oleh BBPMP Provinsi Jawa Timur dan jejaring Guru Belajar, sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperkuat kompetensi guru Indonesia secara berkelanjutan.
Mengusung tema besar “Menjadi Guru yang Kreatif dan Inovatif untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran melalui Literasi Digital”, roadshow ini dirancang sebagai workshop terbuka bagi pendidik semua jenjang, mulai PAUD hingga SMA/SMK, SLB, dan sederajat. Tema tersebut selaras dengan arah kebijakan transformasi pendidikan nasional yang menempatkan literasi digital sebagai kompetensi kunci abad ke-21.
Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh strategis pendidikan sebagai keynote speaker, di antaranya Dr. Praptono, M.Ed., Kepala BBPMP Provinsi Jawa Timur, dan Ir. Yusuf Masruh, M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Keduanya akan mengulas peran kebijakan, tata kelola mutu, serta penguatan ekosistem belajar yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Dimensi praktis dan reflektif diperkuat melalui kehadiran Lina Wijayanti, Influencer Pendidikan sekaligus Alumni Wardah Inspiring Teacher, serta Djerman Djuhari, Co-Kapten Belajar.id dan Guru Kota Surabaya, yang akan membedah praktik pembelajaran inovatif berbasis teknologi secara aplikatif dan kontekstual.
Sesi Sharing Session turut menghadirkan para Duta dan Alumni Wardah Inspiring Teacher Gen 8, antara lain Lilik Indrawatin, S.Si., M.Pd. (Guru MTsN Model Paiton), Ainy Maulidiyah, M.Pd. (Kepala SDN Keputih 245 Surabaya), dan Abu Bakar Asiddiq, S.Pd. (Guru SD Al-Falah Assalam Sidoarjo). Kehadiran mereka memperkaya perspektif lapangan mengenai kepemimpinan pembelajaran, inovasi kelas, serta dampak nyata komunitas belajar guru.
Secara akademik, kegiatan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bertumpu pada kurikulum, tetapi juga pada kapasitas reflektif guru, pemanfaatan teknologi secara bermakna, dan penguatan komunitas praktik. Roadshow ini menjadi medium transfer pengetahuan, nilai, dan inspirasi yang menjembatani kebijakan, teori, dan praktik pendidikan.
Dengan kuota 500 peserta dan antusiasme tinggi dari komunitas guru, Roadshow Wardah Inspiring Teacher Gen 8 Surabaya diproyeksikan menjadi salah satu forum pengembangan profesi pendidik paling berpengaruh di awal tahun 2026. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa investasi terbesar bangsa adalah pada guru, sebagai penggerak peradaban, penjaga nalar, dan penentu arah masa depan generasi Indonesia. (hambaAllah).
