Dari Gresik untuk Indonesia: UPT SDN 31 Hadirkan Perayaan HGN yang Menegaskan Mutu Pendidikan Dasar

Gresik, Media Pojok Nasional –
Di tengah berbagai kritik mengenai kualitas pendidikan nasional, UPT SDN 31 Gresik menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan dapat diwujudkan melalui manajemen sekolah yang terukur dan kepemimpinan yang visioner. Pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 dan HUT PGRI ke-80, sekolah tersebut menggelar rangkaian kegiatan yang terstruktur, tertib, serta mencerminkan standar penyelenggaraan pendidikan dasar yang semakin matang.

Dengan total 166 siswa, sekolah mengubah halaman utama menjadi ruang pertunjukan budaya yang terkonsep dengan baik. Siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 menampilkan ragam seni dari berbagai wilayah Indonesia. Salah satu sorotan utama adalah tarian tabola bole dari Nusa Tenggara Timur, yang dipersiapkan dengan disiplin dan tampil dengan kualitas koreografi yang menonjol.

Di bawah kepemimpinan Winarti, S.Pd., M.Pd., UPT SDN 31 Gresik menegaskan bahwa inovasi pendidikan tidak selalu memerlukan fasilitas besar. Visi yang jelas, koordinasi yang solid, serta komitmen guru menjadi fondasi utama penyelenggaraan kegiatan yang rapi dan inklusif. Para guru tampil mengenakan seragam PGRI sebagai bentuk konsistensi sekolah dalam mengangkat tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat.”

Upacara peringatan berjalan dengan protokol yang tersusun rapi, narasi kebangsaan yang disampaikan dengan proporsional, serta penampilan seni yang dikurasi dengan penuh kehati-hatian. Partisipasi siswa dan guru berlangsung menyeluruh, memberikan gambaran konkret mengenai bagaimana sekolah dasar dapat menjadi ruang pembentukan karakter dan apresiasi budaya sejak dini.

Keragaman budaya yang ditampilkan tidak hanya memperkaya perayaan, tetapi juga memperkuat pemahaman siswa mengenai identitas nasional. Pada momentum ini, peran guru tampak berlapis: sebagai pendidik, pembimbing karakter, sekaligus fasilitator pelestarian budaya.

Apabila kegiatan ini disaksikan oleh para pemangku kebijakan pendidikan, pesan yang muncul cukup jelas: sekolah dasar memiliki potensi kuat untuk berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan nasional bila dikelola dengan orientasi mutu.

Perayaan HGN di UPT SDN 31 Gresik menjadi contoh bahwa kualitas tidak selalu ditentukan oleh besarnya fasilitas, tetapi oleh dedikasi, kreativitas, dan konsistensi seluruh unsur sekolah dalam menjalankan fungsi edukatifnya.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *