LAMARAN DAN AKAD NIKAH PUSPITA SARI & AMAR HUDA BERLANGSUNG MERIAH DAN HIKMAT DI TAMBAK LANGON SURABAYA

SURABAYA, Media Pojok Nasional — Suasana penuh kebahagiaan, kekhidmatan, dan kegembiraan menyelimuti acara lamaran sekaligus pernikahan (akad nikah) antara Puspita Sari dan Amar Huda, yang digelar di kawasan Tambak Langon (Branjangan), Kelurahan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, pada hari Minggu, 23 Agustus 2026. Acara yang berlangsung khidmat namun meriah ini dipimpin langsung oleh tokoh agama setempat, KH. Mas Malik.

Puspita Sari merupakan putri dari Bapak Abdul Rohim (Alm) paman dari Muchammad Sholeh, wartawan Media Pojok Nasional (MPN). Acara berjalan lancar dan dipenuhi doa restu dari para tamu undangan yang hadir.

Acara lamaran sekaligus akad nikah ini dihadiri oleh beragam elemen, mulai dari kedua orang tua mempelai, keluarga besar, kerabat dekat, sahabat, tetangga, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Kehadiran para tamu undangan menambah kehangatan suasana dan menjadi bukti luasnya rasa hormat dan kasih sayang kepada kedua mempelai serta keluarga besar.

Suasana tampak penuh haru ketika prosesi lamaran dan penyerahan seserahan berlangsung dengan tata cara yang sopan dan penuh adat istiadat, dilanjutkan dengan pelaksanaan akad nikah yang berlangsung singkat, padat, dan sah di hadapan yang menikahkan, parah undangan, serta para saksi.

Prosesi inti pernikahan, yaitu akad nikah, dikukuhkan langsung oleh KH. Mas Malik, yang bertindak sebagai pemimpin upacara sekaligus menikahkan serta memberikan khutbah nikah, yang sarat dengan nasihat dan petuah mendalam mengenai membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warrahmah. Dalam khutbahnya, beliau mengingatkan kedua mempelai untuk senantiasa menjaga keharmonisan, saling melengkapi, dan menjadikan Al-Qur’an serta Sunnah sebagai landasan utama dalam menjalani bahtera rumah tangga.

“Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kedua mempelai, menjadikan mereka keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah, berkembang keturunan yang saleh dan salehah, serta bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa,” ujar KH. Mas Malik di hadapan para tamu undangan.

Selain prosesi keagamaan yang berjalan khidmat, suasana perayaan juga tampak meriah dengan kehadiran para tetangga dan warga sekitar yang turut berbahagia. Suasana kekeluargaan sangat terasa, di mana tawa dan ucapan selamat terus mengalir dari para tamu yang datang untuk mendoakan kebahagiaan kedua mempelai.

Pihak keluarga besar mempelai wanita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir dan memberikan doa restu. Harapannya, pernikahan Puspita Sari dan Amar Huda dapat menjadi awal kehidupan rumah tangga yang bahagia, langgeng, dan diberkahi hingga akhir hayat.

Melalui pernikahan ini, kedua keluarga berharap agar Puspita Sari dan Amar Huda senantiasa rukun, saling mendukung dalam suka maupun duka, serta mampu menjadi pasangan yang menjadi teladan bagi lingkungan sekitar. Semoga ikatan suci ini membawa berkah, mempererat silaturahmi antar-kedua keluarga, dan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Selamat menempuh hidup baru, Puspita Sari dan Amar Huda! Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warrahmah.(Msh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *