Khofifah Kunjungi SMKN 2 Pacitan, Menyusuri Gagasan Pendidikan Berbasis Kemandirian

PACITAN, Media Pojok Nasional
Kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke SMKN 2 Pacitan tak hanya berlangsung di ruang pertemuan. Kamis, (22/10/2026), ia menyusuri kebun sekolah, menanam pohon, hingga memanen ikan nila.

Didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Khofifah meninjau Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). Program tersebut memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai tempat belajar sekaligus kegiatan produktif.

Di lahan sekolah, murid membudidayakan cabai, terong, tomat, kangkung, seledri, ketela, hingga pepaya. Budidaya ikan nila merah dan nila hitam turut melengkapi kegiatan tersebut.

Khofifah kemudian mengikuti penanaman 81 pohon produktif bersama 81 murid dan lima guru. Kegiatan itu menjadi bagian dari pembelajaran tentang lingkungan dan tanggung jawab.

“Ketika kita menanam pohon, kita sedang menanam harapan untuk masa depan. Tetapi menanam saja tidak cukup, pohon harus dirawat agar tumbuh dan memberikan manfaat,” kata Khofifah, sebagaimana dikutip dari publikasi Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Menurut Khofifah, kegiatan tersebut mengajarkan kesabaran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Di balik kegiatan itu, SMKN 2 Pacitan memperlihatkan salah satu pendekatan pembelajaran di luar ruang kelas. Lahan sekolah dimanfaatkan untuk mempertemukan teori dengan praktik pertanian dan perikanan.

Kunjungan tersebut juga diisi penyerahan bantuan pendidikan kepada 132 murid SMA, SMK, dan SLB. Setiap penerima memperoleh Rp1 juta, dengan total bantuan Rp132 juta.

Sebanyak 112 murid menerima bantuan afirmasi. Sementara 20 murid lainnya memperoleh bantuan melalui BAZNAS Jawa Timur.

Khofifah turut menyampaikan rencana pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) di SMKN 2 Pacitan. Pembangunan tersebut dialokasikan melalui anggaran tahun 2027.

“Ada bantuan RPS, Ruang Praktik Siswa. Insyaallah direalisasikan tahun depan karena menggunakan anggaran tahun 2027,” ujarnya.

Besaran anggaran dan rincian pembangunan fasilitas tersebut belum disebutkan.

Kepala SMKN 2 Pacitan, Subagyo, menyampaikan terima kasih atas kunjungan gubernur. Ia menyebut program ketahanan pangan sebagai bagian dari kegiatan yang dikembangkan sekolah.

Rangkaian kunjungan juga mencakup penyerahan tali asih dan sembako kepada 15 petugas kebersihan serta penjaga sekolah.

Bagi SMKN 2 Pacitan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan memperlihatkan kegiatan pembelajaran yang selama ini dikembangkan.

Pohon telah ditanam, hasil budidaya telah dipanen. Sementara ruang praktik baru masih menunggu realisasi anggaran tahun depan. (Ayyubi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *