
Surabaya, Media Pojok Nasional — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya menggelar kegiatan bertajuk Kick Off Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-81, Pencanangan Zona Integritas, serta Refleksi Kepemimpinan, yang berlangsung di lingkungan kantor Kemenag Kota Surabaya, pada hari Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat struktural, kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, serta seluruh staf dan pegawai di lingkungan Kemenag Kota Surabaya.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy., menyampaikan bahwa momen peringatan Hari Amal Bakti ke-81 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi kinerja, memperteguh komitmen pelayanan, dan memperkuat integritas di tengah jajaran pegawai.
“Hari Amal Bakti adalah cermin pengabdian kita kepada bangsa dan negara. Di usia ke-81, kita tidak hanya berhitung usia, tetapi harus semakin bertambah kedewasaan dalam berkhidmat. Semangat amal bakti harus terus kita nyalakan agar setiap langkah yang kita ambil selalu berlandaskan keikhlasan dan kebenaran,” ujar Dr. Muhammad Muslim.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya pencanangan Zona Integritas sebagai upaya nyata mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani. Integritas, kata beliau, bukan sekadar slogan di dinding, melainkan harus tercermin dalam setiap kebijakan, keputusan, dan interaksi pegawai dengan masyarakat.
“Membangun Zona Integritas berarti kita berjanji untuk tidak memberikan ruang sekecil apa pun bagi praktik-praktik yang melanggar hukum, aturan, maupun etika profesi. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang prima, jujur, transparan, dan tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Pada sesi Refleksi Kepemimpinan, Dr. Muhammad Muslim mengajak seluruh pimpinan di lingkungan Kemenag Kota Surabaya untuk merenungkan peran dan tanggung jawab yang diemban. Seorang pemimpin, katanya, bukan hanya penentu arah, tetapi sekaligus teladan bagi bawahannya.
“Kepemimpinan yang baik dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. Refleksi ini kita lakukan agar kita tidak terlena dengan rutinitas semata, tetapi terus bertumbuh menjadi pemimpin yang amanah, bijaksana, dan memberi manfaat luas. Semoga seluruh jajaran Kemenag Kota Surabaya senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dan mampu mewujudkan cita-cita mulia: terwujudnya masyarakat Surabaya yang religius, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, dilanjutkan dengan penyampaian laporan kegiatan, sambutan-sambutan, pembacaan ikrar Zona Integritas, hingga sesi refleksi bersama. Seluruh peserta tampil kompak, menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi di lingkungan instansi vertikal ini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Kemenag Kota Surabaya dapat lebih terpacu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga nama baik lembaga, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.(Msh)
