Eri Cahyadi Berangkat Haji, Cak Armuji Resmi Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

SURABAYA, Media Pojok Nasional – 21 Mei 2026, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Arab Saudi pada Selasa (19/5/2026), bersama istri tercinta, Rini Indriyani, dan rombongan resmi. Selama kurang lebih 25 hari ke depan, tepatnya mulai 18 Mei hingga 12 Juni 2026, jabatan dan seluruh tugas kepemimpinan Pemerintah Kota Surabaya diserahkan sepenuhnya kepada Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, atau yang akrab disapa Cak Ji, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya .

Penunjukan ini tertuang secara resmi dalam Surat Perintah Wali Kota Nomor 100.1.4.2/11642/436.1.1/2026 yang telah ditandatangani Eri Cahyadi sejak 11 Mei 2026, jauh sebelum keberangkatan, agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan maupun gangguan layanan publik. Dalam surat itu, Armuji diberi wewenang penuh menjalankan seluruh tugas dan kewenangan kepala daerah sesuai Pasal 65 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta wajib melaporkan hasil kinerjanya saat Eri kembali nanti.

Tak hanya Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, juga turut berangkat menunaikan ibadah haji pada periode yang hampir bersamaan. Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Eri juga menunjuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syamsul Hariadi, sebagai Plh Sekretaris Daerah Kota Surabaya.

Sebelum bertolak, Eri Cahyadi mengumpulkan seluruh kepala perangkat daerah dan pimpinan organisasi perangkat daerah di Balai Kota Surabaya. Ia menegaskan, kepergiannya bukan sekadar cuti, melainkan momen penting untuk menguji dan membuktikan kekuatan sistem pemerintahan yang telah dibangun selama ini .

“Insyaallah pemerintahan tetap berjalan seperti biasa. Ini sekaligus menjadi pembuktian terhadap sistem yang sudah kami bangun. Surabaya tidak boleh bergantung pada figur semata, tapi harus kuat karena birokrasi yang baik, sistem yang benar, dan kolaborasi yang solid,” ujar Eri di hadapan wartawan.

Ia meminta seluruh jajaran menjaga ritme kerja, tidak mengendurkan disiplin, dan memastikan seluruh pelayanan publik—mulai administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga penanganan masalah warga—tetap berjalan cepat, tepat, dan berkualitas tanpa hambatan sedikit pun.

Setelah ditunjuk secara resmi, Armuji menyatakan kesiapan penuhnya mengemban amanah besar ini. Ia menegaskan akan menjalankan seluruh arahan dan kebijakan yang telah disusun, serta menjaga keberlangsungan seluruh program prioritas kota.

“Saya siap menggantikan tugas harian Wali Kota. Segala sesuatu akan saya jalankan sesuai aturan, arahan Pak Eri, dan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama. Pelayanan ke warga harus tetap maksimal, program berjalan lancar, dan ketertiban kota tetap terjaga,” tegas Armuji.

Ia juga menambahkan, peran ini bukan hal baru baginya karena selama ini sudah bekerja sama erat dalam memimpin Surabaya. Armuji berjanji akan mengawal semua proyek pembangunan, menjaga kebersihan kota, serta merespons cepat setiap keluhan masyarakat agar tidak ada perbedaan pelayanan meski kepala daerah sedang berada di luar negeri.

Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya melalui Wakil Ketua DPRD, Arif Fathoni, menyambut baik langkah ini. Ia menilai penunjukan wakil wali kota sebagai pelaksana harian adalah langkah yang tepat, sah, dan sesuai regulasi pemerintahan daerah yang berlaku.

Menurutnya, Surabaya sudah memiliki sistem tata kelola yang matang. Pergantian sementara kepemimpinan tidak akan mengganggu kinerja, justru membuktikan bahwa pemerintahan kota sudah berjalan berbasis sistem, bukan individu. DPRD juga memastikan akan terus mengawasi kinerja agar semua berjalan sesuai rencana.

Pemerintah Kota Surabaya memastikan seluruh pelayanan dasar, kantor pelayanan terpadu satu pintu, rumah sakit (Msh)

Eri Cahyadi Berangkat Haji, Cak Armuji Resmi Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

SURABAYA, Media Pojok Nasional – 21 Mei 2026, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Arab Saudi pada Selasa (19/5/2026), bersama istri tercinta, Rini Indriyani, dan rombongan resmi. Selama kurang lebih 25 hari ke depan, tepatnya mulai 18 Mei hingga 12 Juni 2026, jabatan dan seluruh tugas kepemimpinan Pemerintah Kota Surabaya diserahkan sepenuhnya kepada Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, atau yang akrab disapa Cak Ji, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya .

Penunjukan ini tertuang secara resmi dalam Surat Perintah Wali Kota Nomor 100.1.4.2/11642/436.1.1/2026 yang telah ditandatangani Eri Cahyadi sejak 11 Mei 2026, jauh sebelum keberangkatan, agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan maupun gangguan layanan publik. Dalam surat itu, Armuji diberi wewenang penuh menjalankan seluruh tugas dan kewenangan kepala daerah sesuai Pasal 65 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta wajib melaporkan hasil kinerjanya saat Eri kembali nanti.

Tak hanya Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, juga turut berangkat menunaikan ibadah haji pada periode yang hampir bersamaan. Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Eri juga menunjuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syamsul Hariadi, sebagai Plh Sekretaris Daerah Kota Surabaya.

Sebelum bertolak, Eri Cahyadi mengumpulkan seluruh kepala perangkat daerah dan pimpinan organisasi perangkat daerah di Balai Kota Surabaya. Ia menegaskan, kepergiannya bukan sekadar cuti, melainkan momen penting untuk menguji dan membuktikan kekuatan sistem pemerintahan yang telah dibangun selama ini .

“Insyaallah pemerintahan tetap berjalan seperti biasa. Ini sekaligus menjadi pembuktian terhadap sistem yang sudah kami bangun. Surabaya tidak boleh bergantung pada figur semata, tapi harus kuat karena birokrasi yang baik, sistem yang benar, dan kolaborasi yang solid,” ujar Eri di hadapan wartawan.

Ia meminta seluruh jajaran menjaga ritme kerja, tidak mengendurkan disiplin, dan memastikan seluruh pelayanan publik—mulai administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga penanganan masalah warga—tetap berjalan cepat, tepat, dan berkualitas tanpa hambatan sedikit pun.

Setelah ditunjuk secara resmi, Armuji menyatakan kesiapan penuhnya mengemban amanah besar ini. Ia menegaskan akan menjalankan seluruh arahan dan kebijakan yang telah disusun, serta menjaga keberlangsungan seluruh program prioritas kota.

“Saya siap menggantikan tugas harian Wali Kota. Segala sesuatu akan saya jalankan sesuai aturan, arahan Pak Eri, dan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama. Pelayanan ke warga harus tetap maksimal, program berjalan lancar, dan ketertiban kota tetap terjaga,” tegas Armuji.

Ia juga menambahkan, peran ini bukan hal baru baginya karena selama ini sudah bekerja sama erat dalam memimpin Surabaya. Armuji berjanji akan mengawal semua proyek pembangunan, menjaga kebersihan kota, serta merespons cepat setiap keluhan masyarakat agar tidak ada perbedaan pelayanan meski kepala daerah sedang berada di luar negeri.

Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya melalui Wakil Ketua DPRD, Arif Fathoni, menyambut baik langkah ini. Ia menilai penunjukan wakil wali kota sebagai pelaksana harian adalah langkah yang tepat, sah, dan sesuai regulasi pemerintahan daerah yang berlaku.

Menurutnya, Surabaya sudah memiliki sistem tata kelola yang matang. Pergantian sementara kepemimpinan tidak akan mengganggu kinerja, justru membuktikan bahwa pemerintahan kota sudah berjalan berbasis sistem, bukan individu. DPRD juga memastikan akan terus mengawasi kinerja agar semua berjalan sesuai rencana.

Pemerintah Kota Surabaya memastikan seluruh pelayanan dasar, kantor pelayanan terpadu satu pintu, rumah sakit (Msh)

SURABAYA, Media Pojok Nasional – 21 Mei 2026, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Arab Saudi pada Selasa (19/5/2026), bersama istri tercinta, Rini Indriyani, dan rombongan resmi. Selama kurang lebih 25 hari ke depan, tepatnya mulai 18 Mei hingga 12 Juni 2026, jabatan dan seluruh tugas kepemimpinan Pemerintah Kota Surabaya diserahkan sepenuhnya kepada Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, atau yang akrab disapa Cak Ji, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya .

Penunjukan ini tertuang secara resmi dalam Surat Perintah Wali Kota Nomor 100.1.4.2/11642/436.1.1/2026 yang telah ditandatangani Eri Cahyadi sejak 11 Mei 2026, jauh sebelum keberangkatan, agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan maupun gangguan layanan publik. Dalam surat itu, Armuji diberi wewenang penuh menjalankan seluruh tugas dan kewenangan kepala daerah sesuai Pasal 65 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta wajib melaporkan hasil kinerjanya saat Eri kembali nanti.

Tak hanya Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, juga turut berangkat menunaikan ibadah haji pada periode yang hampir bersamaan. Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Eri juga menunjuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syamsul Hariadi, sebagai Plh Sekretaris Daerah Kota Surabaya.

Sebelum bertolak, Eri Cahyadi mengumpulkan seluruh kepala perangkat daerah dan pimpinan organisasi perangkat daerah di Balai Kota Surabaya. Ia menegaskan, kepergiannya bukan sekadar cuti, melainkan momen penting untuk menguji dan membuktikan kekuatan sistem pemerintahan yang telah dibangun selama ini .

“Insyaallah pemerintahan tetap berjalan seperti biasa. Ini sekaligus menjadi pembuktian terhadap sistem yang sudah kami bangun. Surabaya tidak boleh bergantung pada figur semata, tapi harus kuat karena birokrasi yang baik, sistem yang benar, dan kolaborasi yang solid,” ujar Eri di hadapan wartawan.

Ia meminta seluruh jajaran menjaga ritme kerja, tidak mengendurkan disiplin, dan memastikan seluruh pelayanan publik—mulai administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga penanganan masalah warga—tetap berjalan cepat, tepat, dan berkualitas tanpa hambatan sedikit pun.

Setelah ditunjuk secara resmi, Armuji menyatakan kesiapan penuhnya mengemban amanah besar ini. Ia menegaskan akan menjalankan seluruh arahan dan kebijakan yang telah disusun, serta menjaga keberlangsungan seluruh program prioritas kota.

“Saya siap menggantikan tugas harian Wali Kota. Segala sesuatu akan saya jalankan sesuai aturan, arahan Pak Eri, dan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama. Pelayanan ke warga harus tetap maksimal, program berjalan lancar, dan ketertiban kota tetap terjaga,” tegas Armuji.

Ia juga menambahkan, peran ini bukan hal baru baginya karena selama ini sudah bekerja sama erat dalam memimpin Surabaya. Armuji berjanji akan mengawal semua proyek pembangunan, menjaga kebersihan kota, serta merespons cepat setiap keluhan masyarakat agar tidak ada perbedaan pelayanan meski kepala daerah sedang berada di luar negeri.

Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya melalui Wakil Ketua DPRD, Arif Fathoni, menyambut baik langkah ini. Ia menilai penunjukan wakil wali kota sebagai pelaksana harian adalah langkah yang tepat, sah, dan sesuai regulasi pemerintahan daerah yang berlaku.

Menurutnya, Surabaya sudah memiliki sistem tata kelola yang matang. Pergantian sementara kepemimpinan tidak akan mengganggu kinerja, justru membuktikan bahwa pemerintahan kota sudah berjalan berbasis sistem, bukan individu. DPRD juga memastikan akan terus mengawasi kinerja agar semua berjalan sesuai rencana.

Pemerintah Kota Surabaya memastikan seluruh pelayanan dasar, kantor pelayanan terpadu satu pintu, rumah sakit (Msh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *