MADIUN, Media Pojok Nasional – Di bawah langit yang cerah di halaman sekolah, ratusan peserta didik tampak duduk berbaris rapi dan bergerak serentak mengikuti arahan pembina. SMK Negeri 1 Mejayan terus menempatkan pembentukan karakter sebagai bagian utama dari proses pendidikan yang diselenggarakan. Hal ini terlihat dari pelaksanaan program ketarunaan serta pembiasaan nilai luhur yang diterapkan secara konsisten di lingkungan sekolah.
Kepala SMK Negeri 1 Mejayan, Lecta Januar, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan kejuruan. “Pendidikan taruna bukan cuma soal belajar di kelas. Ini tentang ditempa mental, fisik, dan karakter,” ujarnya.
Pada hari kelima pelaksanaan ketarunaan, Senin 27 Juli 2026, seluruh peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari apel pagi, latihan fisik, hingga penyampaian pesan kebangsaan. Kegiatan ini disusun agar peserta didik memiliki kesiapan menjadi pemimpin, pelindung, serta kebanggaan bagi lingkungan sekitar. “Setiap latihan dan teguran bukan bertujuan menyusahkan, melainkan agar kalian siap diandalkan. Bertahanlah, karena negara membutuhkan orang-orang tangguh seperti kalian,” tambahnya.
Selain program ketarunaan, sekolah juga menerapkan pembiasaan rutin setiap hari Jumat yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan ini dilandasi pesan: “Jumat adalah hari penuh berkah, awali dengan doa, jalani dengan ikhtiar, dan akhiri dengan rasa syukur.” Pembiasaan ini diharapkan dapat menghapus rasa lelah setelah seminggu beraktivitas, memperkuat semangat belajar, serta menumbuhkan kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh warga sekolah.
Dengan dua pendekatan yang saling melengkapi tersebut, SMK Negeri 1 Mejayan berupaya memastikan setiap peserta didik tumbuh menjadi individu yang tidak hanya terampil secara kejuruan, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan berpegang teguh pada nilai-nilai luhur. (Ayyubi).
