Di Hari Asyura, Senyum 100 Anak Yatim Menghiasi Pendopo Agung Bangkalan

BANGKALAN, Media Pojok Nasional – Tawa kecil dan senyum tulus anak-anak yatim memenuhi Pendopo Agung Bangkalan, Kamis (25/06). PUDAM Sumber Sejahtera Hadir Tak Sekadar Menyalurkan Bantuan, Tetapi Meneguhkan Harapan. Di tengah suasana hangat 10 Muharram 1448 Hijriah atau Hari Asyura, mereka datang bukan hanya untuk menerima bingkisan, tetapi juga merasakan bahwa masih banyak tangan yang peduli dan hati yang ingin berbagi.

Momentum yang dikenal sebagai hari istimewa bagi anak-anak yatim itu dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk menghadirkan kebahagiaan melalui kegiatan santunan yang melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, termasuk Perumda Air Minum (PUDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan.

Dibalik ratusan paket bantuan yang tersusun rapi, tersimpan pesan sederhana bahwa perhatian sering kali lebih bermakna daripada sekadar nilai materi.

Direktur Utama PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan, Sjobirin Hasan, mengatakan kehadiran pihaknya merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

“Alhamdulillah, hari ini bertepatan dengan Hari Asyura. Kami hadir bukan sekadar memberikan santunan, tetapi ingin menunjukkan kepada anak-anak yatim bahwa mereka tidak sendiri. Mereka adalah bagian dari keluarga besar Bangkalan yang harus selalu kita perhatikan bersama,” tuturnya.

Sebanyak 100 paket bingkisan disiapkan PUDAM. Masing-masing berisi beras lima kilogram, gula satu kilogram, minyak goreng dua liter, kecap, serta uang saku sebesar Rp100 ribu.

Bagi sebagian orang, paket tersebut mungkin hanya sederet kebutuhan pokok. Namun bagi anak-anak yang menerimanya, bantuan itu menjadi simbol bahwa masih ada harapan, kasih sayang, dan kepedulian yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat. Semoga ke depan PUDAM dapat terus berpartisipasi lebih besar dalam kegiatan sosial seperti ini. Kami ingin terus hadir untuk masyarakat, bukan hanya melalui pelayanan air bersih, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan,” ujar Sjobirin.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, S.IP., M.H., mengapresiasi langkah PUDAM Sumber Sejahtera yang menurutnya telah menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan air bersih, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.

“Selain pelayanan air bersih, hari ini PUDAM juga memberikan pelayanan akhirat melalui santunan kepada anak-anak yatim. Yang kita serahkan bukan sekadar bantuan, tetapi wujud kasih sayang dan tanggung jawab kita kepada saudara-saudara yang membutuhkan,” ungkapnya.

Lukman kemudian menyampaikan pesan yang menyentuh kepada para orang tua dan wali anak-anak yatim. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Bangkalan tidak akan membiarkan persoalan ekonomi menjadi penghalang bagi masa depan anak-anak.

“Jangan pernah berpikir anak tidak bisa sekolah karena biaya. Pemerintah siap memfasilitasi pendidikan hingga jenjang SMA. Bila ada kesulitan, datanglah ke Dinas Sosial atau bahkan langsung kepada saya. Negara harus hadir memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita,” tegasnya.

Menurutnya, kepedulian sosial harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Sebab, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga dan merawat mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Menjelang berakhirnya acara, satu per satu anak yatim menggenggam erat bingkisan yang mereka terima. Di wajah mereka terpancar senyum sederhana, namun penuh makna.

Hari itu, Pendopo Agung Bangkalan bukan hanya menjadi tempat penyerahan bantuan. Ia menjadi ruang yang mempertemukan kepedulian, harapan, dan doa. Sebab di Hari Asyura, kebahagiaan anak-anak yatim menjadi pengingat bahwa sebaik-baik pembangunan adalah ketika tidak ada seorang pun yang ditinggalkan.

Biro Bangkalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *