Majalengka, Media Pojok Nasional – Pelarian panjang Taufik Hidayat, yang sempat menjadi buron dalam beberapa hari terakhir, akhirnya resmi berakhir. Taufik menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum pada Selasa (23/6/2026), setelah sempat berpindah-pindah lokasi persembunyian di wilayah Jawa Barat.
Dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan petugas, Taufik menyatakan kesiapannya untuk mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya di hadapan hukum.
Meluruskan Informasi: Bukan Korban Penyekapan
Berdasarkan rekaman interogasi yang diperoleh tim redaksi, Taufik secara tegas meluruskan informasi simpang siur yang sempat beredar di masyarakat terkait status dirinya. Ia membantah keras anggapan yang menyebut dirinya sebagai korban penyekapan. Sebaliknya, Taufik mengakui keterlibatannya dalam pusaran kasus hukum ini selama 1,5 tahun terakhir.
“Satu tahun setengah, Pak. Bukan disekap,” ujar Taufik saat menjawab pertanyaan petugas.
Jejak Pelarian
Taufik mengungkapkan bahwa ia sempat mengambil langkah untuk melarikan diri sesaat setelah insiden hukum yang menyeret namanya mencuat ke publik. Upaya tersebut dilakukannya untuk menghindari kejaran aparat. Jalur pelariannya cukup dinamis, dimulai dari kawasan Cibindi di Cimahi hingga berpindah ke wilayah Karawang, Jawa Barat.
Konsekuensi Hukum
Tindakan melarikan diri dan upaya mempersulit proses penyidikan (obstructing justice) yang dilakukan Taufik berpotensi memberatkan hukuman yang akan diterimanya.
Menurut ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nomor 1 Tahun 2023, sikap tidak kooperatif selama masa penyidikan dapat menjadi faktor yang memberatkan penjatuhan pidana. Namun, di sisi lain, sikap kooperatif dan pengakuan bersalah yang ditunjukkannya saat ini dapat menjadi pertimbangan hakim untuk meringankan vonis di kemudian hari, sebagaimana diatur dalam Pasal 54 UU No. 1/2023.
Saat petugas mengonfirmasi komitmennya untuk menempuh jalur hukum dengan kooperatif, Taufik menjawab dengan tegas:
“Ya sudah, berarti bertanggung jawab, ya? Tanggung jawab buat semua tindakan ini, ya?” tanya petugas.
“Siap, Pak. Siap, Pak,” jawab Taufik.
Penyesalan Mendalam
Di akhir sesi interogasi, raut wajah penyesalan terlihat jelas. Taufik mengaku sangat menyesali serangkaian langkah keliru yang ia ambil, yang tidak hanya membuatnya berurusan dengan aparat, tetapi juga memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
“Nyesal banget, Pak,” pungkasnya dengan nada pasrah.
Saat ini, Taufik Hidayat masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara sebelum nantinya dilimpahkan ke pihak Kejaksaan untuk proses penuntutan lebih lanjut.
Tim Red
