Lamongan, Media Pojok Nasional –
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan menyelenggarakan webinar bertajuk “Penguatan Teknologi Digital dan Artificial Intelligence (AI)” yang ditujukan bagi guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung di saluran YouTube resmi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan. Turut hadir sebagai narasumber Prof. Dr. Evy Poerbaningtyas, S.Si., M.T. (Rektor Universitas Bhineka Nusantara Malang), serta dipandu oleh host/moderator Pit. Kapala Sub Bagian Tata Usaha.
Webinar ini mendapat sambutan yang sangat luar biasa. Catatan penyelenggara mencatat terdaftar sebanyak 1.160 peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari kalangan pendidik dalam memahami dan menguasai perkembangan teknologi terbaru. Hingga saat ini, rekaman kegiatan yang diunggah di YouTube telah ditonton sebanyak 344 kali dan mendapatkan apresiasi positif dari para penonton.
Dalam paparannya, Dr. Budi Sulistyo menyajikan materi dengan landasan keilmuan yang kokoh dan sistematis, memadukan konsep teoritis dengan kebutuhan praktis di dunia pendidikan.
Pertama, ia menekankan pentingnya membangun fondasi karakter anak yang unggul di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, penguasaan teknologi harus beriringan dengan pembentukan karakter, karena integritas dan nilai luhur tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi era otomatisasi dan kehadiran AI. Ia juga menyampaikan kerangka “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” sebagai landasan pengembangan potensi peserta didik.
Selanjutnya, Dr. Budi menguraikan konsep Deep Learning dan tantangan bagi guru masa depan. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam bukan sekadar penerapan metode baru, melainkan sebuah perubahan pola pikir yang mengharuskan pendidik untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan mampu mengintegrasikan kemajuan teknologi ke dalam proses pembelajaran secara bermakna. Ia juga menyoroti peluang dan tantangan yang muncul, serta strategi yang dapat diambil untuk memaksimalkan manfaat teknologi bagi kemajuan pendidikan.
Materi yang disampaikan kemudian dilengkapi dengan pembahasan mengenai implementasi ekosistem sekolah digital. Dr. Budi merinci empat pilar utama penerapan sistem ini, yaitu infrastruktur yang memadai, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, pelayanan pendidikan yang terintegrasi, serta keamanan data dan perlindungan informasi. Ia menegaskan bahwa ekosistem sekolah digital yang terbangun dengan baik akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Kegiatan ini bukan sekadar acara berbagi wawasan, melainkan bukti nyata komitmen Dr. Budi Sulistyo dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Dengan kemampuan analisis yang tajam, penguasaan materi yang mendalam, serta visi yang jauh ke depan, ia menunjukkan kecerdasan intelektual yang disertai dengan tanggung jawab profesional yang tinggi. Ia berupaya memastikan bahwa setiap guru dan tenaga kependidikan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk memanfaatkan teknologi digital dan AI sebagai sarana meningkatkan mutu pembelajaran, serta menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global.
Salah satu peserta memberikan apresiasi melalui kolom komentar YouTube dengan menyatakan, “Luar biasa, webinar ini sangat bermutu dan bermanfaat.”
Berita ini disusun berdasarkan dokumentasi resmi dan materi yang disajikan dalam kegiatan webinar. (Ayyubi).
