Keluhan Pelayanan Puskesmas Menganti Viral, Ribuan Netizen Berkomentar, Pihak Puskesmas Datangi Pengunggah

GRESIK – Media Pojok Nasional
Sebuah unggahan berisi keluhan terhadap pelayanan di Puskesmas Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi perbincangan luas di media sosial. Unggahan yang dibuat oleh akun bernama Teh Fera tersebut menarik perhatian publik dan mendapat lebih dari 1.500 komentar dari warganet.

Dalam unggahannya, Teh Fera mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diterimanya saat berobat. Sebagai peserta BPJS Kesehatan kelas 1 dengan iuran mandiri, ia menilai sikap salah satu pegawai puskesmas tidak sesuai dengan harapannya sebagai pasien.

Menurut pengakuannya, pada awalnya ia diperbolehkan membagikan rekaman kejadian yang dialaminya. Namun kemudian ia diminta menghapus video tersebut dengan alasan pegawai yang bersangkutan sedang menjalani pembinaan. Meski demikian, Teh Fera mengaku belum memperoleh informasi yang dapat memastikan proses pembinaan tersebut.

Unggahan tersebut kemudian memicu banyak tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga turut membagikan pengalaman mereka terkait pelayanan kesehatan, baik di Puskesmas Menganti maupun fasilitas kesehatan lainnya. Di sisi lain, tidak sedikit pula warga yang menyampaikan apresiasi kepada Teh Fera karena dinilai berani menyampaikan keluhan sebagai bentuk masukan bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.

Setelah unggahan tersebut viral, Teh Fera menyampaikan bahwa sejumlah perwakilan Puskesmas Menganti, termasuk dokter dan staf, telah mendatangi kediamannya untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Namun, pegawai yang menjadi pokok keluhan disebut tidak turut hadir. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pegawai tersebut sedang menjalani pembinaan oleh Dinas Kesehatan. Hingga saat ini, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Dalam pertemuan tersebut, pihak puskesmas disebut berkomitmen melakukan evaluasi dan perbaikan pelayanan secara menyeluruh, tidak hanya pada unit layanan tempat kejadian berlangsung. Teh Fera menyatakan bersedia menghapus video yang diunggahnya apabila terdapat perubahan nyata dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap peristiwa ini dapat menjadi bahan evaluasi agar seluruh pasien memperoleh pelayanan yang profesional, ramah, dan setara tanpa membedakan latar belakang maupun status kepesertaan jaminan kesehatan.

Hingga Senin (8/6/2026), Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah, MM, M.Kes, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Rini Sulistyoasih, M.Kes, belum memperoleh tanggapan.

Catatan Redaksi: Informasi dalam berita ini sebagian berasal dari unggahan dan pernyataan yang beredar di media sosial. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dan keterangan resmi dari pihak-pihak terkait guna memastikan kelengkapan dan keseimbangan informasi. Masyarakat diimbau menyikapi informasi ini secara bijak serta menunggu penjelasan resmi dari instansi berwenang. (Ayyubi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *