Surabaya, Media Pojok Nasional – 6 November 2026, Kapolsek Pakal Kompol Sugeng Riyanto SH, MM menghadiri acara dialog keamanan yang akrab disebut “Jumat Curhat” di Masjid Darussalam Pondok Benowo Indah (PBI) RW 08, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya. Kegiatan ini menjadi ajang komunikasi dua arah antara aparat kepolisian dengan jamaah masjid serta warga sekitar untuk membahas berbagai persoalan keamanan yang kerap terjadi di wilayah Kecamatan Pakal.
Acara Jumat Curhat dimulai setelah pelaksanaan salat Jumat, dihadiri oleh takmir masjid, tokoh masyarakat, jamaah masjid, ketua RT/RW sekitar PBI serta warga lingkungan RW 08. Suasana berjalan hangat dan terbuka, warga hadir antusias mendengarkan paparan sekaligus menyampaikan keluhan keamanan yang mereka rasakan sehari‑hari.
Dalam sambutannya, Kompol Sugeng Riyanto menyampaikan secara rinci dan gamblang sejumlah kasus gangguan keamanan yang masih menjadi fokus penanganan pihak kepolisian Kecamatan Pakal. Pertama adalah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ia mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan, mengunci kendaraan dengan ganda, tidak meninggalkan kendaraan di tempat sepi, serta segera melaporkan ke polisi apabila melihat orang asing yang berperilaku mencurigakan di lingkungan tempat tinggal.
Selanjutnya ia membahas kasus penjambretan yang kerap terjadi di jalan‑jalan utama maupun gang sempit saat jam pulang kerja. Kapolsek meminta warga untuk tidak menggunakan gawai sambil berjalan di pinggir jalan, menghindari berjalan sendirian di lokasi yang minim penerangan lampu jalan, dan saling menjaga antar‑warga apabila ada tetangga yang pulang larut malam.
Masalah balap liar juga menjadi bahasan utama. Ia menyampaikan bahwa balap liar tidak hanya membahayakan keselamatan pelakunya sendiri, tetapi juga mengganggu ketenangan warga karena suara knalpot bising serta berisiko menimbulkan kecelakaan lalu‑lintas bagi pengguna jalan lain. Pihaknya akan melakukan patroli rutin di titik‑titik rawan balap liar sekaligus mengajak orang tua untuk mengawasi kendaraan anak‑anak remaja agar tidak digunakan balap liar.

Selain itu, Kompol Sugeng Riyanto menyoroti bahaya judi online yang marak menjangkau kalangan remaja hingga orang dewasa. Ia menjelaskan dampak buruk judi online mulai dari kerugian harta benda, konflik rumah tangga hingga tindakan kriminal untuk menutupi kekalahan judi. Ia mengajak jamaah masjid dan tokoh agama untuk ikut menyosialisasikan bahaya judi online kepada warga lingkungan.
Bahaya tawuran dan kenakalan remaja juga dibahas secara mendalam. Kapolsek mengajak takmir masjid, orang tua serta pembina remaja masjid untuk membina anak muda melalui kegiatan positif seperti pengajian, olahraga bersama dan kegiatan keagamaan guna mengalihkan potensi tawuran maupun perbuatan negatif lainnya. Tak ketinggalan bahaya narkotika jenis sabu yang masih mengancam kalangan remaja, ia mengajak seluruh warga untuk berani melaporkan dugaan peredaran narkotika kepada pihak kepolisian tanpa takut, dengan tetap menjaga kerahasiaan pelapor.
Setelah paparan selesai, sesi tanya jawab dibuka. Beberapa warga menyampaikan keluhan terkait pencahayaan jalan lingkungan yang kurang sehingga rawan kejahatan, hal tersebut langsung dicatat oleh Kompol Sugeng Riyanto untuk berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan RT/RW setempat.
Di akhir acara, Kompol Sugeng Riyanto menegaskan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab polisi saja, melainkan gotong‑royak seluruh warga. Ia berharap melalui kegiatan Jumat Curhat rutin ini terjalin kerja sama yang erat antara polisi dan masyarakat guna mewujudkan lingkungan Pondok Benowo Indah khususnya dan Kecamatan Pakal secara keseluruhan yang aman, nyaman dan kondusif.
Takmir Masjid Darussalam menyambut baik kegiatan Jumat Curhat tersebut dan berkomitmen untuk ikut menyebarkan pesan‑pesan keamanan yang disampaikan Kapolsek kepada seluruh jamaah serta warga sekitar lingkungan RW 08. Kemudian acara ditutup dengan foto bersama. (Msh)
