BANGKALAN, Media Pojok Nasional — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Dusun Tlongser, Desa Batonaong, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial HMI terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.
Penyaluran bantuan pada hari Rabu 26 Agustus ini dilakukan sebagai respons atas kondisi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan ketersediaan air bersih. Persoalan tersebut menjadi perhatian karena akses terhadap air bersih memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan, kebersihan, serta kualitas kehidupan masyarakat.
Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) HMI Cabang Bangkalan, Malik Fahad, menyampaikan bahwa persoalan air bersih tidak semestinya dipandang sebatas kebutuhan bantuan dalam jangka pendek. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara berkelanjutan.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran kami hari ini merupakan bentuk kepedulian HMI untuk hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Namun, persoalan ini tentu tidak cukup diselesaikan hanya melalui penyaluran air bersih. Diperlukan solusi berkelanjutan agar masyarakat memiliki akses terhadap air bersih yang layak dan mudah dijangkau,” ujar Malik Fahad.
Ia menilai, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu melakukan pemetaan secara komprehensif terhadap wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih. Pemetaan tersebut dinilai penting sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat, terukur, dan berorientasi jangka panjang.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan, Kresna Bayu, menegaskan bahwa keberadaan HMI tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas intelektual dan ruang-ruang diskusi, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“HMI tidak boleh hanya membicarakan persoalan masyarakat dari balik meja. Ketika terdapat persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, kami harus hadir dan mengambil bagian. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat di Dusun Tlongser,” ungkap Kresna Bayu.
Menurutnya, persoalan keterbatasan air bersih perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah karena menyangkut berbagai aspek kehidupan masyarakat. Selain berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, ketersediaan air bersih juga memiliki dampak terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup warga.
“Kami berharap persoalan air bersih di sejumlah wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses dapat menjadi perhatian serius pemerintah. Jangan sampai masyarakat baru mendapatkan perhatian ketika persoalan tersebut telah berkembang menjadi krisis. HMI akan terus mendorong hadirnya kebijakan yang berpihak pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat Dusun Tlongser, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial serta mendorong berbagai pihak agar turut mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan akses air bersih.
HMI Cabang Bangkalan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengawal berbagai persoalan publik, serta mendorong lahirnya kebijakan yang mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bangkalan.
#MPN ANAM
