Titis Rudianto AMK Gagas RW 07 Lebih Kompak: Guyub, Rukun, dan Aktif dalam Kegiatan Positif

GRESIK, Media Pojok Nasional – Membangun lingkungan yang kuat tidak cukup hanya dengan menata fasilitas. Hubungan antarwarga, komunikasi, kepedulian, serta ruang untuk beraktivitas bersama menjadi fondasi penting untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang nyaman dan harmonis.

Gagasan tersebut dikedepankan Bu Titis Rudianto, AMK, Ketua Tim Penggerak PKK RW 07, Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng. Ia ingin RW 07 tumbuh menjadi lingkungan bersih dan lebih kompak, lebih rukun, lebih guyub, harmonis, dan kuat dalam semangat kekeluargaan.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK RW 07, Bu Titis aktif mendorong berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat. Salah satunya Lomba Senam Kreasi di halaman Perum BPH RW 07, Minggu (23/8/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 12 peserta ambil bagian. Musik mengalun, peserta bergerak mengikuti irama, sementara warga memberikan dukungan. Suasana berlangsung meriah, tetapi tetap dalam nuansa kebersamaan.

Bagi Bu Titis, kegiatan semacam itu bukan sekadar agenda seremonial.

“Saya ingin setiap kegiatan menjadi ruang untuk mempertemukan warga. Kalau masyarakat sering bertemu dalam suasana yang positif, komunikasi akan semakin baik, rasa saling mengenal semakin kuat, dan dari sana kekompakan akan tumbuh secara alami. RW 07 yang kuat bukan hanya karena programnya, tetapi karena warganya merasa menjadi bagian dari satu keluarga,” ujar Bu Titis.

Gagasan tersebut mencakup berbagai sisi kehidupan masyarakat. Olahraga dapat menjadi sarana menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan sosial. Kegiatan sosial dapat menumbuhkan kepedulian. Sementara kegiatan bersama lainnya dapat menjadi ruang bagi warga untuk berkreasi dan berpartisipasi.

Kekompakan tidak lahir hanya ketika ada persoalan. Kekompakan justru perlu dirawat dalam keseharian.

Karena itu, arah yang ingin dibangun adalah menciptakan semakin banyak ruang bagi warga untuk terlibat. Tidak hanya kelompok tertentu, tetapi seluruh masyarakat dengan latar belakang, usia, dan kemampuan yang beragam.

“Yang kita bangun bukan sekadar kegiatan, tetapi budaya kebersamaan. Saya berharap warga RW 07 bisa saling menguatkan, saling menghargai, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kalau itu tumbuh, banyak persoalan bisa kita hadapi dengan lebih baik karena kita tidak berjalan sendiri-sendiri,” lanjutnya.

Semangat tersebut menjadi bagian dari gagasan yang ingin dibawa dalam proses pencalonannya sebagai Ketua RW 07. Fokusnya bukan sekadar pada jabatan, melainkan bagaimana membangun lingkungan yang memiliki komunikasi sehat, partisipasi warga, dan hubungan sosial yang kuat.

RW 07 diharapkan menjadi komunitas yang aktif, tempat warga tidak hanya tinggal berdampingan, tetapi juga saling mengenal, saling membantu, dan memiliki kesempatan untuk berkontribusi.

Sebab lingkungan yang kompak tidak mungkin dibangun oleh satu orang. Ia membutuhkan keterlibatan seluruh warga. Namun, sebuah perubahan sering kali bermula dari seseorang yang bersedia mengajak dan membuka ruang.

Aktivitas Bu Titis bersama PKK RW 07 menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Melalui berbagai kegiatan positif, ia berusaha menghadirkan lebih banyak ruang perjumpaan dan kebersamaan.

Pada akhirnya, gagasan itu bermuara pada satu tujuan: membuat RW 07 lebih kompak dari berbagai sisi, lebih rukun dalam perbedaan, lebih guyub dalam keseharian, serta semakin harmonis sebagai lingkungan yang dibangun dengan semangat kekeluargaan.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *