SMKN 1 Mejayan Perkuat Pendidikan Karakter Melalui Program Ketarunaan

MADIUN, Media Pojok Nasional – SMK Negeri 1 Mejayan, Kabupaten Madiun, menyelenggarakan program ketarunaan selama tujuh hari sebagai bagian dari pembinaan karakter bagi peserta didik baru. Kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk kedisiplinan, ketahanan mental, kebugaran fisik, serta jiwa kepemimpinan melalui rangkaian latihan yang berlangsung sejak hari pertama hingga penutupan.

Selama pelaksanaan program, para taruna dan taruni mengikuti apel pagi, latihan baris-berbaris, pembinaan fisik, serta berbagai materi yang menitikberatkan pada pembentukan karakter. Pembinaan lapangan dilaksanakan dengan pendampingan langsung dari personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yang memberikan materi mengenai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab, dan kerja sama.

Dalam publikasi kegiatan, sekolah menjelaskan bahwa pendidikan taruna tidak hanya berfokus pada proses belajar di dalam kelas. Program tersebut juga diarahkan untuk menempa mental, fisik, dan karakter peserta didik. Setiap apel pagi, latihan, maupun teguran selama proses pembinaan menjadi bagian dari pendidikan yang bertujuan menyiapkan peserta didik agar memiliki kesiapan memimpin, melindungi, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui unggahan lainnya, sekolah juga menyampaikan bahwa kegiatan ketarunaan bertujuan membangkitkan semangat, melatih kedisiplinan, serta memperkuat jiwa korsa para taruna dan taruni selama mengikuti seluruh rangkaian pembinaan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter yang berjalan berdampingan dengan pendidikan vokasi.

Kepala SMKN 1 Mejayan, Lecta Januar, S.Pd., M.Pd., terus mengembangkan program pendidikan yang mengintegrasikan kompetensi kejuruan dengan pembinaan karakter. Program ketarunaan menjadi salah satu langkah sekolah dalam membekali peserta didik dengan disiplin, integritas, dan tanggung jawab sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (Ayyubi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *