Gresik, Media Pojok Nasional – Tim Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jumat (12/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional program sekaligus memetakan kebutuhan yang masih diperlukan agar manfaat koperasi dapat segera dirasakan masyarakat.
Peninjauan dipimpin Mayjen TNI (Purn) Aby Ismawan bersama Mayjen TNI (Purn) Beny Octaviar. Dalam kesempatan itu, tim KSP berdialog dengan pemerintah daerah, pengelola program, serta unsur pemerintahan desa mengenai perkembangan pelaksanaan KDKMP di lapangan.
Dari 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan fasilitas siap operasional telah diresmikan secara nasional, sebanyak 126 unit berada di Kabupaten Gresik. Pemerintah menargetkan koperasi tersebut menjadi penggerak aktivitas ekonomi desa sekaligus memperkuat ekosistem usaha masyarakat.

Aby Ismawan mengatakan kunjungan lapangan menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan setiap tahapan program berjalan sesuai rencana.
“Kalau ada kendala segera disampaikan. Kita ingin program yang sudah dirancang pemerintah ini bisa berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Di Desa Pandanan, kesiapan fasilitas koperasi menjadi salah satu perhatian dalam peninjauan. Bangunan dan sarana utama telah tersedia, sementara proses pemenuhan kebutuhan operasional terus dikawal agar koperasi dapat segera menjalankan fungsinya secara penuh.
Ketua PKDI Kecamatan Duduksampeyan yang juga Kepala Desa Pandanan, Suryadi, mengatakan pemerintah desa sejak awal berupaya menyiapkan seluruh kebutuhan yang menjadi kewenangan desa agar program dapat berjalan sesuai target. Menurut dia, keberadaan KDKMP merupakan peluang untuk memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai program pemerintah lainnya.
“Secara fisik sudah siap. Kami berharap tahapan berikutnya dapat segera berjalan sehingga koperasi bisa beroperasi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Suryadi.
Sejak proses persiapan hingga peninjauan berlangsung, Pemerintah Desa Pandanan tercatat aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pendamping program, serta pihak terkait guna memastikan kesiapan lokasi dan dukungan administratif. Langkah tersebut dinilai penting agar ketika seluruh kebutuhan operasional terpenuhi, koperasi dapat langsung menjalankan aktivitasnya.
Camat Duduksampeyan M. Dedy Hartadi menambahkan, KDKMP memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama sektor unggulan desa, terutama pertanian dan perikanan. Integrasi tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi.
Melalui peninjauan tersebut, KSP menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mempercepat operasional KDKMP. Dengan dukungan seluruh pihak, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas baru di desa, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu menggerakkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ayyubi).
