Retak Berjaringan Muncul, Proyek Rp 150 Juta di Gondek Disorot

Jombang, Media Pojok Nasional –
Pekerjaan rabat beton di Dusun Ngelo, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, menjadi perhatian setelah muncul retak berpola jaring pada permukaan. Dalam terminologi teknik sipil, pola ini identik dengan early-age cracking yang lazim dikaitkan dengan aspek pelaksanaan, seperti kontrol kadar air, gradasi agregat, hingga prosedur curing.

Data papan proyek mencatat volume 65,76 m³ dengan nilai Rp 150.700.000, atau setara ±Rp 2,29 juta per m³. Secara normatif, angka tersebut menuntut keterbukaan rincian analisa harga satuan, mengingat variasi harga harus ditopang oleh spesifikasi teknis yang terukur.

Di lokasi, terdapat pertemuan beton baru dengan perkerasan lama. Pihak TPK dan Kepala Desa Gondek menyebut retakan berada pada area sambungan. Namun dalam kaidah konstruksi perkerasan, sambungan (construction joint) merupakan bagian integral dari sistem struktur, sehingga kondisi pada titik tersebut tetap termasuk dalam satu kesatuan fisik jalan dan masuk dalam parameter evaluasi mutu.

Hingga kini belum tersedia hasil uji teknis independen yang dapat mengonfirmasi penyebab retak maupun tingkat kesesuaiannya terhadap standar mutu pekerjaan.

Dengan munculnya retak dini serta nilai satuan yang relatif tinggi, proyek ini secara teknis dan administratif memerlukan verifikasi berbasis dokumen, meliputi RAB, analisa harga satuan, spesifikasi material, dan metode pelaksanaan.

Media ini masih melakukan penelusuran lanjutan dan akan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *