Surabaya, Media Pojok Nasional – Peserta dari berbagai daerah di Provinsi Jawa Timur mengikuti Ujian Jujitsu Kenaikan Tingkat Asisten Pelatih yang berlangsung selama dua hari, pada 25–26 April 2026. Kegiatan yang digelar di Universitas Wijaya Putra (UWP) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas teknis dan kepelatihan jujitsu di tingkat daerah.
Ketua IJI (Institut Jujitsu Indonesia) Jawa Timur, Kahar Afandie, S.Sos., menjelaskan bahwa ujian ini tidak hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga pemahaman teknis, metodologi kepelatihan, serta sikap sportivitas para peserta. “Para calon asisten pelatih harus memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan memimpin. Ini adalah bekal penting untuk mencetak atlet jujitsu yang berkualitas di masa depan,” ujarnya.

Dari total peserta, tercatat 13 orang mengikuti ujian kenaikan tingkat dari sabuk orange ke sabuk biru. Sementara itu, 15 peserta lainnya menjalani ujian kenaikan dari sabuk biru ke sabuk coklat. Seluruh peserta berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap perkembangan olahraga bela diri jujitsu di wilayah ini.
Salah satu peserta ujian, mengaku bersyukur bisa mengikuti seleksi ketat ini. “Latihannya cukup berat, tapi sangat bermanfaat. Saya ingin menjadi pelatih yang bisa membawa prestasi bagi daerah saya,” katanya.
Para asesor yang hadir merupakan Pengurus Pusat dan Pengprov IJI Jatim. Mereka memberikan apresiasi atas fasilitas dan dukungan penuh dari UWP. Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, M.Hum., menyatakan bangga dapat menjadi tuan rumah kegiatan strategis ini.
“Semoga ujian ini semakin memacu semangat para pelatih muda di Jatim untuk terus berinovasi dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung lancar dengan menerapkan protokol keamanan dan kesehatan ketat. Hasil kelulusan ujian akan diumumkan ke Pengkab/ Pengkot masing-masing peserta ujian.
Red.
