Aisyah Putri: Sang Juara Fashion Show yang Mewarisi ‘Gen’ Penggemar Drakor

Surakarta, Media Pojok Nasional –
Gelaran Fashion Show dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026 di SDN Panularan, Surakarta, baru saja menutup tirai dengan kemeriahan yang tak terlupakan. Di tengah deretan peserta yang tampil memukau dengan busana tradisional, satu nama mencuat bak permata: Aisyah Putri.

Gadis manis ini sukses menyabet gelar Juara 1 untuk tingkat Kecil. Penampilannya yang anggun dan penuh percaya diri berhasil memukau para juri, membuktikan bahwa bakat dan karisma memang tak bisa dibohongi.

Siapa sangka, di balik penampilan yang memukau di atas catwalk, Aisyah adalah sosok anak yang sangat berprestasi dan memiliki segudang hobi. Gadis ini dikenal aktif dan berbakat di berbagai bidang.

Tak hanya piawai berjalan bak model profesional, Aisyah juga memiliki jiwa seni yang tinggi. Ia gemar bernyanyi, memiliki tangan kreatif yang pandai melukis, hingga jari-jemarinya yang lincah menari-nada di tuts piano. Sebuah kombinasi langka yang membentuk pribadi yang utuh dan berbakat.

Namun, ada satu fakta unik dan menarik yang menyertai perjalanan hidup Aisyah Putri. Ia adalah anak bungsu kesayangan dari Bunda Reissa.

Dan jika ditanya rahasia di balik kecerdasan dan gaya Aisyah, mungkin jawabannya terletak pada “warisan genetik” yang unik ini. Bunda Reissa dikenal sebagai wanita yang sangat mencintai drama Korea. Bisa dibilang, hampir seluruh waktu luang hidupnya dihabiskan untuk menemanimu “nangis dan tertawa” bersama para oppa dan unnie di layar kaca.

Sudah ribuan judul drakor berhasil ia “libas”, dari yang klasik hingga yang paling update. Tak heran jika selera fashion dan gaya Aisyah begitu up-to-date dan elegan, rupanya ia sering “belajar” dari gaya para pemeran utama favorit Bundanya!

Selamat untuk Aisyah Putri atas prestasinya! Semoga menjadi anak yang terus berbakti, kreatif, dan selalu membanggakan orang tua, terutama Bunda Reissa yang setia menjadi pendukung nomor satu, di sela-sela waktu menunggu episode drakor terbaru, tentunya. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *