Birokrasi Rasa Hotel: Sekda Sulsel Terpukau Melihat Fasilitas Dinas Pendidikan Jawa Timur

Surabaya, Media Pojok Nasional –
Kunjungan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Jufri Rahman, M.Si, ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjadi momentum penting pertukaran praktik tata kelola birokrasi pendidikan antar daerah. Dalam agenda tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, secara langsung mengajak rombongan berkeliling meninjau berbagai sarana dan prasarana di lingkungan kantor Dinas Pendidikan Jatim, Rabu (5/3/2026).

Peninjauan itu mencakup sejumlah ruang strategis, mulai dari ruang pelayanan publik, ruang kerja pegawai, hingga ruang rapat dan fasilitas pertemuan yang menjadi pusat koordinasi program pendidikan di Jawa Timur. Penataan ruang yang modern serta integrasi fasilitas kerja dinilai memberikan atmosfer profesional sekaligus mendukung efektivitas kinerja birokrasi.

Dalam keterangannya, Jufri Rahman mengungkapkan apresiasinya terhadap kualitas penataan ruang yang diterapkan di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur. Menurutnya, desain ruang kerja yang tertata baik tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan budaya kerja yang disiplin dan terorganisasi.

“Keren ruang fasilitasi yang ada di sini. Penataan ruang dan fasilitasnya sangat baik. Suasananya seperti ruang-ruang pertemuan di hotel, nyaman, rapi, dan profesional. Ini bisa menjadi inspirasi bagi kami untuk melakukan mirroring dalam pengelolaan kantor pemerintahan,” ujar Jufri Rahman.

Ia menambahkan, kualitas infrastruktur birokrasi memiliki korelasi langsung terhadap performa pelayanan publik. Ruang kerja yang terstruktur dengan baik, menurutnya, mampu meningkatkan produktivitas aparatur sekaligus memperkuat citra lembaga sebagai institusi pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kerja yang modern dan adaptif. Penataan ruang dirancang tidak sekadar estetis, tetapi juga mendukung kolaborasi, koordinasi, dan efisiensi kerja di lingkungan birokrasi pendidikan.

“Lingkungan kerja yang tertata baik akan mendorong aparatur bekerja lebih efektif. Ini bukan hanya soal kenyamanan fisik, tetapi juga membangun budaya profesionalisme dalam melayani masyarakat,” ungkap Aries.

Kunjungan tersebut sekaligus membuka ruang pembelajaran bersama antar pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, menurut Jufri Rahman, berencana mengadopsi sejumlah praktik pengelolaan fasilitas dan tata ruang kerja yang telah diterapkan di Dinas Pendidikan Jawa Timur sebagai referensi peningkatan kualitas birokrasi di daerahnya.

Dengan pendekatan tata kelola ruang yang modern, Dinas Pendidikan Jawa Timur dinilai berhasil menunjukkan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berlangsung pada aspek kebijakan, tetapi juga pada detail operasional yang membentuk kultur kerja aparatur negara. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *