Gresik, Media Pojok Nasional –
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah SMA/SMK/MA se-Kabupaten Gresik menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula SMAN 1 Balongpanggang, Senin, (27/4/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi akademik bagi para guru untuk memperkuat kualitas pembelajaran sejarah di tengah tuntutan kurikulum berbasis analisis dan literasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Mustakim, S.S., M.Si., serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Gresik, Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M.. Kehadiran keduanya menegaskan dukungan struktural terhadap penguatan kapasitas guru sebagai ujung tombak pembelajaran.
Diskusi menitikberatkan pada penguatan pendekatan historical thinking, mendorong siswa tidak sekadar menghafal, tetapi mampu membaca sumber, menguji fakta, dan menyusun argumen historis secara kritis. Selain itu, forum juga mengevaluasi praktik pembelajaran di kelas, termasuk pemanfaatan teknologi, penggunaan sumber primer, serta strategi meningkatkan minat belajar siswa.
Secara fungsional, MGMP berperan sebagai simpul profesionalisme, tempat guru berbagi praktik baik, menyelaraskan kompetensi, dan membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif. Dari forum ini, satu garis tegas ditarik: pendidikan sejarah harus bergerak dinamis, kritis, dan tetap relevan dengan perkembangan zaman. (hambaAllah).
