Di Kelas Persiapan SMAN 1 Driyorejo: Mengajar Bukan Sekadar Menyampaikan Materi

GRESIK, Media Pojok Nasional –
Di tengah hiruk-pikuk perubahan kurikulum dan tuntutan yang terus bergerak, SMA Negeri 1 Driyorejo memilih jalan yang tenang namun pasti: mempersiapkan diri dari dalam. Selama dua hari, Senin hingga Selasa pekan ini, seluruh tenaga pendidik dan kependidikan berkumpul di ruang sekolah untuk mengikuti pelatihan internal. Bukan sekadar rutinitas wajib, ini adalah waktu yang disisihkan untuk memikirkan kembali bagaimana cara terbaik menyampaikan ilmu kepada peserta didik.

Kegiatan yang disebut In House Training ini berfokus pada hal yang mendasar: menyusun perangkat pembelajaran yang mendalam, berbasis pendekatan STEM—sains, teknologi, rekayasa, dan matematika, serta disajikan secara kontekstual dan kolaboratif. Artinya, materi tidak lagi sekadar teori di papan tulis, melainkan diupayakan menyentuh kenyataan yang dialami anak-anak sehari-hari, dan mengajak mereka bekerja sama dalam memecahkan masalah.

Kepala Sekolah SMAN 1 Driyorejo, Alif Hanifah, M.Pd., M.Si., menegaskan bahwa upaya ini bukan tanpa alasan. “Dunia berubah cepat, dan cara kita mengajar pun harus bergerak seiring itu. Kami ingin memastikan apa yang kami siapkan di ruang persiapan benar-benar bermanfaat saat sampai di ruang kelas,” ujarnya.

Membawakan materi dalam pelatihan ini adalah Margiyanto, M.Pd. dan Drs. Soelthon Hakim, M.Psi. Bersama mereka, para guru tidak hanya mendengarkan paparan, melainkan berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mencoba langsung merancang rancangan pembelajaran baru. Suasana berjalan hidup, ada tawa saat berbagi cerita, ada kesungguhan saat menyempurnakan naskah, dan ada semangat yang sama: ingin memberikan yang terbaik bagi anak didik.

Tentu saja, satu pelatihan tak serta-merta mengubah segalanya. Namun langkah kecil seperti inilah yang menjadi fondasi. Di saat banyak hal berubah di luar sana, SMAN 1 Driyorejo memilih memperkuat akar: memastikan setiap rencana belajar disusun dengan teliti, setiap pendekatan dipilih dengan cermat, demi masa depan yang lebih baik bagi para siswa. (Ayyubi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *