Angka 86,28 dan Catatan Pendidikan SMPN 1 Purwoasri Kediri

KEDIRI, Media Pojok Nasional
Ada angka yang menarik perhatian dalam catatan pendidikan UPTD SMP Negeri 1 Purwoasri, Kabupaten Kediri. Bukan nilai ujian atau hasil perlombaan, melainkan 86,28. Angka itu merupakan hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang menempatkan pelayanan sekolah dalam kategori Baik.

Hasil survei tersebut dipublikasikan sekolah sebagai bagian dari evaluasi pelayanan pendidikan. Penilaian masyarakat menjadi bahan untuk melihat layanan yang telah berjalan sekaligus menentukan bagian yang perlu terus diperbaiki.

Catatan lain datang dari ruang belajar dan arena kompetisi. Sepanjang 2026, sejumlah siswa SMPN 1 Purwoasri mencatat prestasi akademik dan seni di tingkat Kabupaten Kediri.

Mutiara Dwi Yanti, siswi kelas VII D, lolos seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat kabupaten dan melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia, lima siswa mencatat nilai tertinggi di sekolah dengan rentang 90,00 hingga 93,33.

Di bidang seni, tim musikalisasi puisi meraih Juara II Festival Youth and Culture Kabupaten Kediri 2026. M. Rivaldo Suryadinata memperoleh Juara Harapan II ilustrasi digital, sedangkan Geisha Vivian Agnesia dan Wahyu Sofyan Dwi Refaldo meraih Juara Harapan III pantomim tingkat kabupaten.

Di luar berbagai kompetisi, kegiatan sekolah bergerak melalui jalur lain. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, perkemahan Pramuka, literasi, perlombaan antarkelas, jalan sehat, serta kegiatan kepedulian lingkungan menjadi bagian dari aktivitas peserta didik.

Perhatian terhadap pembentukan karakter juga terlihat dalam kegiatan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) pada September 2026.

Kepala Sekolah Puguh Supratiknyo, S.Si., menekankan pentingnya pendidikan yang tidak berhenti pada pencapaian akademik. Kemampuan siswa membangun karakter, memilih pergaulan yang sehat, dan menjauhi narkoba juga menjadi perhatian.

Kegiatan kebangsaan turut dilaksanakan melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Sementara itu, pelepasan siswa kelas IX memadukan doa bersama, tradisi ambeng, dan bakti sosial sebagai bagian dari kegiatan sosial dan budaya sekolah.

Rangkaian aktivitas tersebut memperlihatkan beragam sisi penyelenggaraan pendidikan di SMPN 1 Purwoasri. Ada hasil belajar yang tercatat melalui nilai dan kompetisi. Ada pula kegiatan yang memberi ruang bagi siswa untuk mengenal tanggung jawab, bekerja sama, dan mengembangkan kemampuan di luar kelas.

Di tengah catatan itu, Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 86,28 menjadi ukuran tersendiri. Hasilnya masuk kategori Baik, sekaligus menjadi bahan evaluasi pelayanan yang perlu ditindaklanjuti secara berkelanjutan.

Sebab, hasil kompetisi dan penilaian pelayanan tidak selalu berbicara tentang hal yang sama. Yang satu mencatat capaian siswa. Yang lain merekam tanggapan masyarakat. Keduanya menjadi bagian dari perjalanan pendidikan SMPN 1 Purwoasri sepanjang 2026. (Ayyubi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *