Lamongan, Media Pojok Nasional — Pemerintah menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 kepada warga Desa Sumberkerep, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu, 14 Juni 2026. Penyaluran berlangsung tertib dengan pengawasan dari pemerintah desa dan pihak terkait guna memastikan bantuan diterima oleh keluarga yang berhak.
Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga. Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk setiap bulan alokasi bantuan.
Sejak pagi, warga yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat datang secara bergiliran ke lokasi penyaluran. Petugas melakukan verifikasi data sebelum bantuan diserahkan guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
Kepala Desa Sumberkerep, Mujiono, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program bantuan pangan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurut dia, bantuan tersebut turut membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pangan rumah tangga,” ujarnya.
Berdasarkan data pemerintah, program bantuan pangan di Kabupaten Lamongan menyasar sekitar 177.486 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 27 kecamatan. Distribusi bantuan terus dipantau hingga tingkat desa untuk memastikan penyaluran berlangsung tepat sasaran dan transparan.
Sejumlah warga penerima manfaat mengaku terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat, bantuan pangan dinilai mampu mengurangi beban pengeluaran keluarga, khususnya untuk kebutuhan pokok.
Melalui program ini, pemerintah berharap daya tahan ekonomi masyarakat tetap terjaga sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di berbagai daerah, termasuk Desa Sumberkerep.
Redaksi
