Pasuruan,Media Pojok Nasional – Di tengah dinamika usaha tani dan tantangan hasil bumi, Pemerintah Desa Kliner, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, berkomitmen menjaga stabilitas penghidupan warga dengan memperkuat sektor tembakau. Komoditas ini telah lama menjadi penopang kesejahteraan dan penggerak ekonomi masyarakat secara turun-temurun.
Bagi warga desa, tembakau bukan sekadar hasil pertanian, melainkan tulang punggung ekonomi yang menghidupi banyak keluarga dan menjadi sumber penghasilan utama yang melekat dalam pola hidup masyarakat.

Kenyataan ini mendorong Kepala Desa Kliner, Suudi, memfokuskan kebijakan pembangunan demi kesejahteraan warga, khususnya para petani. Di bawah kepemimpinannya, pemerintah desa tidak hanya melayani administrasi, tetapi juga memberikan dukungan nyata mengatasi hambatan yang ada, terutama dalam hal pemasaran hasil panen agar bernilai layak dan terserap pasar.
“Mayoritas masyarakat kami menggantungkan hidup dari tembakau. Harapan kami, pemerintah memperhatikan pemasaran hasil panen rakyat agar petani mendapat nilai jual baik dan taraf hidup meningkat,” ujar Suudi.
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa dalam beberapa musim terakhir, pemasaran menjadi faktor utama yang memengaruhi harga dan pendapatan petani. Ketika penyerapan pasar terhambat, dampaknya dirasakan hingga ke perputaran ekonomi desa secara keseluruhan. Sementara hasil tembakau masih disimpan oleh para petani sambil menunggu kepastian akses pasar dan harga yang wajar.
Pemdes Kliner terus menjaga optimisme warga lewat komunikasi erat dan dukungan nyata, serta mendorong kebijakan kondusif agar tembakau desa memiliki jaminan pemasaran yang terstruktur. Langkah ini membuktikan bahwa pembangunan dimaknai luas, tidak hanya soal fisik, tapi juga keberlangsungan ekonomi warga.
Di tengah tantangan pertanian, Desa Kliner menunjukkan kepedulian nyata lewat penyampaian aspirasi dan komitmen kuat, memastikan hasil bumi dari lahan warga tetap menjadi sumber kesejahteraan yang bermanfaat bagi seluruh desa.
Red.
