Gunungsari Merajut Ekonomi dan Budaya: KDMP Resmi Diluncurkan di Tengah Kemeriahan Sedekah Bumi

Mojokerto,Media Pojok Nasional –
Suasana guyub dan penuh makna menyelimuti Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (16/5/2026). Di bawah hamparan spanduk besar bertuliskan “Sedekah Bumi 2026: Pagelaran Ludruk Budhi Wijaya”, warga duduk bersila berbaur harmonis bersama tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga unsur TNI dan Polri. Pertemuan tahunan yang sarat nilai syukur atas hasil bumi ini menjadi latar berharga bagi tonggak sejarah penting: peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebuah langkah berani menata arah ekonomi baru yang tetap berakar kuat pada kearifan lokal.

Sebuah bangunan bercat abu-abu dengan tulisan tegas Koperasi Merah Putih kini berdiri menjadi wajah baru pembangunan desa. Peresmian berlangsung dalam kesederhanaan yang bermakna, jauh dari kemegahan seremonial, justru kian mempererat ikatan kebersamaan yang terjalin. Kepala Desa Gunungsari, Susanto, hadir dan menegaskan visi strategis di balik kehadiran lembaga ini. KDMP diproyeksikan bukan sekadar entitas administrasi, melainkan poros utama penguatan ekonomi masyarakat: wadah pengelolaan usaha, pusat distribusi produk unggulan, hingga penggerak aktivitas ekonomi di lapisan paling bawah.

“Desa harus mulai punya kekuatan ekonomi sendiri, tidak lagi sekadar bergantung pada bantuan jangka pendek,” tegas Susanto dalam sambutannya, menandai pergeseran pola pikir pembangunan. Di wilayah yang masih bertumpu pada sektor pertanian dan usaha mikro, KDMP hadir menjawab kebutuhan mendesak akan jembatan penghubung antara potensi warga dengan akses pasar yang lebih luas dan bernilai tambah.

Penyatuan momen strategis ini dengan tradisi Sedekah Bumi dan pagelaran seni Ludruk bukanlah kebetulan semata. Di tengah syukuran hasil panen dan pertunjukan budaya yang memukau, tersirat pesan mendalam: kemajuan ekonomi dan modernisasi pengelolaan tidak harus memutus akar budaya. Justru, kemandirian sejati ingin dibangun di atas fondasi identitas dan nilai-nilai luhur yang telah hidup turun-temurun.

Bagi Desa Gunungsari, KDMP bukan sekadar nama baru yang terpasang di dinding, melainkan titik tolak perjalanan panjang menuju kemandirian sejati. Di sini, ekonomi sedang ditata ulang dengan pola yang lebih rapi dan berdaya saing, sementara di saat yang sama, tradisi tetap dijaga, dipelihara, dan dijadikan akar penyangga kemajuan. Gunungsari kini melangkah maju dengan keyakinan: tumbuh makmur, namun tetap menjadi diri sendiri.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *