Mabes Polri Gempur Tambang Ilegal Gresik: Empat Titik Disegel, Aktor Dibidik

Gresik, Media Pojok Nasional –
Dentuman mesin ekskavator yang selama ini mengoyak kawasan tambang di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, mendadak berhenti pada Senin siang, (11/5/2026), Enam personel Mabes Polri turun langsung ke lokasi dan menghentikan seluruh aktivitas penambangan yang diduga berlangsung tanpa izin resmi.

Tak ada lagi lalu-lalang truk pengangkut material. Garis polisi terbentang mengurung alat berat yang sebelumnya terus bekerja mengeruk tanah. Empat titik tambang disegel di tempat. Operasi yang selama ini berjalan terbuka itu mendadak lumpuh dalam hitungan jam.

Bentang lahan di lokasi memperlihatkan jejak kerusakan yang sulit disangkal. Tebing tanah terpotong tajam, lubang-lubang galian menganga dalam, sementara kontur kawasan berubah akibat pengerukan yang disebut melampaui batas teknis. Aparat menduga aktivitas eksploitasi dilakukan tanpa dokumen perizinan yang sah.

Sebanyak 36 pekerja diamankan dan dibawa ke Mapolsek Panceng untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik kini bergerak menelusuri pihak yang diduga mengendalikan operasi tambang tersebut, termasuk kemungkinan adanya pemodal dan jaringan distribusi material hasil galian.

Penindakan ini menjadi penanda bahwa pengawasan terhadap aktivitas tambang ilegal mulai bergerak lebih agresif. Aparat tidak hanya menghentikan kegiatan di lapangan, tetapi juga membuka jalur penyidikan terhadap dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan eksploitasi sumber daya alam dan kerusakan lingkungan.

Di lokasi tambang, suasana berubah drastis. Mesin-mesin berat membisu di balik garis polisi. Debu yang sebelumnya terus beterbangan perlahan mengendap. Namun bagi penyidik, perkara justru baru dimulai.

Proses hukum dipastikan terus berjalan. Aparat menegaskan penelusuran tidak akan berhenti pada pekerja lapangan, melainkan mengarah hingga kepada pihak yang diduga menjadi pemilik dan pengendali utama operasi tambang ilegal tersebut. (Ayyubi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *