Gresik, Media Pojok Nasional –
Kepedulian terhadap anak yatim kembali ditekankan sebagai bagian penting dari nilai sosial masyarakat. Di tengah kehidupan yang semakin berorientasi pada materi, pengingat tentang pentingnya rasa syukur dan berbagi dinilai perlu terus disuarakan.
Pesan tersebut juga mengingatkan sifat dasar manusia yang sering kali tidak pernah merasa cukup terhadap harta. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Sahih Bukhari disebutkan bahwa apabila manusia memiliki dua lembah berisi kekayaan, ia masih akan menginginkan lembah yang ketiga. Makna dari pesan ini menegaskan bahwa kepuasan hidup tidak selalu ditentukan oleh banyaknya materi.
Karena itu, berbagi kepada mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim, dipandang sebagai bentuk nyata dari rasa syukur sekaligus tanggung jawab sosial.
Di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, penguatan nilai tersebut juga sering diingatkan kepada masyarakat. Kepala Desa Tambakberas, Wahyudi, menilai kepedulian terhadap anak yatim merupakan nilai kemanusiaan yang perlu terus dijaga agar solidaritas sosial tetap kuat.
Nilai berbagi dan kepedulian tersebut diyakini menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat, bahwa kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya empati dan kepedulian. (hambaAllah).
