Malang, Media Pojok Nasional –
Sebanyak 120 siswa kelas XII SMA Negeri Mojoagung mengikuti Brawijaya Educational Expo (BEE) 2026, forum pendidikan strategis tahunan yang diselenggarakan Universitas Brawijaya (UB) pada 22–25 Januari 2026 di Gedung Samantha Krida, Malang. Kehadiran para siswa ini menandai langkah sadar dan terukur dalam menyusun arah pendidikan tinggi di tengah dinamika global yang kian kompetitif.
Mengusung tema “Prepare Your Future Global Talent by Joining UB” atau “Building Up Noble Future”, BEE 2026 dirancang sebagai ruang edukasi komprehensif yang menjembatani siswa SMA/SMK/MA, orang tua, dan pendidik dengan lanskap akademik Universitas Brawijaya secara utuh—bukan sekadar promosi, melainkan orientasi akademik berbasis keilmuan dan masa depan karier.

Melalui expo ini, peserta memperoleh akses langsung terhadap 19 fakultas dan 8 unit pendukung, termasuk pascasarjana dan perpustakaan. Informasi disajikan secara sistematis melalui pameran booth fakultas, pemaparan program studi, konsultasi akademik individual, serta campus tour, yang memungkinkan siswa memahami secara faktual struktur keilmuan, kurikulum, dan fasilitas kampus.
BEE 2026 secara eksplisit diarahkan untuk menjawab problem laten dunia pendidikan tinggi Indonesia: fenomena salah jurusan. Dengan pendekatan edukatif dan dialogis, siswa diajak mengenali minat, potensi, dan prospek masa depan secara rasional, sehingga keputusan akademik tidak lagi berbasis asumsi, melainkan pemahaman matang dan data konkret.
Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menghadirkan talkshow inspiratif, sharing session bersama mahasiswa dan alumni berprestasi, pemetaan peluang beasiswa, serta informasi jalur penerimaan reguler dan internasional. Seluruh rangkaian dikemas dalam atmosfer kampus yang hidup melalui pertunjukan seni, musik, dan aktivitas interaktif tanpa mengaburkan substansi intelektual yang menjadi inti kegiatan.
Bagi siswa SMAN Mojoagung, partisipasi dalam BEE 2026 merupakan investasi intelektual awal untuk memahami relasi antara pendidikan tinggi, kebutuhan global, dan perencanaan karier jangka panjang. Sementara bagi orang tua dan pendidik, expo ini menjadi sarana strategis dalam mendampingi pengambilan keputusan pendidikan yang terukur, visioner, dan berorientasi masa depan.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Drs. Waras, M.M.Pd. atas dukungan penuh terhadap keikutsertaan siswa, serta kepada para pendamping kegiatan: Ibu Emi Nurwahyuningsih, S.Pd., M.Pd, Ibu Fitrya Khoirunnisa, S.Pd., Ibu Ika Puspita, S.Pd. (Guru BK), dan Bapak Davin Indra Sebastian, S.Or., yang secara aktif mengawal proses pendampingan selama kegiatan berlangsung.
Melalui Brawijaya Educational Expo 2026, Universitas Brawijaya kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai institusi pendidikan tinggi, melainkan sebagai arsitek masa depan generasi muda Indonesia, (hambaAllah).
