Bangkalan,Media Pojok Nasional — Warga Desa Glagga, Kecamatan Arosbaya, mulai menerima Undangan Penerima Bantuan Pangan Tahun 2025 dari Perum Bulog. Undangan tersebut diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk pengambilan bantuan pangan alokasi Oktober–November 2025, yang dilaksanakan:
Hari/Tanggal: Rabu, 19 November 2025
Waktu: 08.00 WIB – Selesai
Tempat: Balai Desa Glagga
Setiap KPM menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, dengan ketentuan pengambilan sesuai identitas dan undangan resmi. Bulog juga menegaskan bahwa bantuan tidak dapat diganti atau dialihkan setelah lima hari dari jadwal pembagian.
Kepala Desa Glagga, H. Amin Jakfar, menegaskan komitmen pemerintah desa untuk menjaga penyaluran tetap transparan dan tepat sasaran.
“Kami minta warga hadir sesuai jadwal dan membawa kelengkapan berkas. Tidak ada pungutan apa pun. Jika ada oknum yang meminta biaya, segera lapor ke pemerintah desa,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga ketertiban selama proses pembagian agar berjalan cepat dan lancar.
Sejumlah penerima manfaat turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembagian bantuan pangan ini. Salah satu KPM, Nur Halimah, yang tertera dalam undangan nomor urut 247, mengungkapkan bahwa bantuan beras dan minyak sangat berarti di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Apalagi sekarang harga sembako naik. Beras 20 kilo dan minyak ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Penerima lain juga menilai proses pembagian biasanya berjalan tertib karena pengaturan dari desa cukup rapi. Mereka berharap program seperti ini terus berlanjut dan semakin tepat sasaran.
“Terima kasih kepada pemerintah. Semoga penyaluran ke depan tetap lancar dan semua warga yang berhak bisa merasakan manfaatnya,” kata salah satu warga lainnya.
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Bulog untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat dan membantu keluarga yang membutuhkan di masa ekonomi yang tidak menentu.(Hanif)
