Mojokerto, Media Pojok Nasional –
Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti aula SMA Negeri 1 Mojosari saat kegiatan Pondok Ramadan 1447 H resmi dimulai. Mengusung tema “Ramadan Berkarakter: Iman Kuat, Akhlak Bermartabat, Ilmu Manfaat”, program ini ditegaskan sebagai ruang pembinaan spiritual yang terarah, sistematis, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Mojosari, Wardoyo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa rangkaian Pondok Ramadan telah disusun secara komprehensif untuk menanamkan nilai religius dalam praktik nyata. Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan shalat Dhuha berjamaah sebagai pembiasaan spiritual yang membentuk kedisiplinan dan ketenangan batin. Selanjutnya, istighosah digelar sebagai momentum memohon keberkahan dan penguatan batin kolektif seluruh warga sekolah.
Tidak hanya itu, kajian keislaman yang disampaikan oleh guru Pendidikan Agama Islam menjadi inti dari pendalaman materi. Melalui kajian tersebut, siswa diajak memahami substansi ibadah Ramadan secara lebih reflektif, tidak berhenti pada aspek ritual, tetapi menyentuh dimensi etika, tanggung jawab sosial, dan kemanfaatan ilmu.
Wardoyo menegaskan, Pondok Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan instrumen strategis untuk membentuk generasi berintegritas. Pendidikan, menurutnya, harus melahirkan insan yang kuat imannya, luhur akhlaknya, dan luas manfaat ilmunya. “Sekolah harus menjadi pusat pembentukan karakter. Ramadan adalah momentum terbaik untuk meneguhkan nilai itu,” ujarnya.
Dengan perpaduan ibadah kolektif, penguatan spiritual, dan kajian intelektual, Pondok Ramadan di SMAN 1 Mojosari diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam membangun budaya religius sekolah. Setiap rangkaian kegiatan diarahkan agar meninggalkan jejak nilai yang berkelanjutan, menjadikan ilmu sebagai cahaya, dan karakter sebagai identitas utama lulusan. (hambaAllah).
