Pelatihan Ahli K3 Umum Kemnaker RI Hadir di Surabaya, Siapkan SDM Unggul dan Kompeten di Bidang Keselamatan Kerja

Surabaya, Media Pojok Nasional – PT Cipta Mandala Indonesia (CMI) kembali membuka program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Kemnaker RI melalui metode Blended Class, yang menggabungkan pembelajaran daring (online) dan luring (offline). Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai regulasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Pelatihan online akan berlangsung pada 5–13 Oktober 2026, sedangkan sesi offline yang meliputi praktik kerja lapangan (PKL), seminar, dan ujian akan dilaksanakan pada 16–19 Oktober 2026 di Surabaya.

Program sertifikasi ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker Nomor 2 Tahun 1992, serta Permenaker Nomor 2 Tahun 2022 tentang SKKNI Bidang K3. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat dan lisensi Ahli K3 Umum yang diakui oleh Kemnaker RI.

Direktur PT Cipta Mandala Indonesia George Philip Lostwetar menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi K3 terus meningkat seiring berkembangnya sektor industri dan jasa di Indonesia.

“Keselamatan kerja merupakan investasi penting bagi perusahaan. Melalui program ini, kami ingin membantu mencetak tenaga profesional yang mampu menerapkan budaya K3 secara efektif di lingkungan kerja,” ujarnya.

Selain materi pelatihan yang komprehensif, peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas pendukung seperti modul pelatihan, training kit, merchandise, grup diskusi WhatsApp, serta bonus 18 sertifikat HSE Awareness.

Program ini terbuka bagi lulusan minimal D3/S1 dengan persyaratan melampirkan KTP, Curriculum Vitae (CV), pas foto berlatar merah, serta surat keterangan kerja bagi peserta yang merupakan utusan perusahaan.

Dengan hadirnya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi di bidang K3 sehingga mampu mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *