SMAN 1 Cerme Perkuat Implementasi Sekolah ASRI, Bangun Budaya Belajar yang Sehat dan Berkelanjutan

GRESIK, Media Pojok Nasional – Mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, bersih, dan nyaman memerlukan komitmen yang dijalankan secara konsisten. Di SMAN 1 Cerme, upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan implementasi Program Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bagian dari budaya sekolah.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMAN 1 Cerme, Indah Nusa Rini, berbagai aspek lingkungan belajar menjadi perhatian. Penataan ruang kelas, kebersihan lingkungan sekolah, pemeliharaan fasilitas, hingga pembiasaan hidup bersih dilakukan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari warga sekolah.

Pendekatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kondisi fisik sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik. Siswa didorong untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kebersihan fasilitas bersama, serta membangun sikap disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sekolah.

Guru turut berperan menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif melalui proses belajar yang aktif dan kolaboratif. Dengan dukungan lingkungan yang tertata dan nyaman, kegiatan belajar mengajar diharapkan berlangsung lebih efektif sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas peserta didik.

Program Sekolah ASRI juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Pembiasaan mengurangi sampah plastik, menjaga kebersihan lingkungan, serta merawat sarana dan prasarana sekolah merupakan langkah yang diarahkan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Kepala SMAN 1 Cerme, Indah Nusa Rini, menegaskan bahwa lingkungan belajar yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Karena itu, keterlibatan seluruh warga sekolah menjadi kunci agar nilai-nilai Sekolah ASRI tidak berhenti sebagai program, melainkan tumbuh menjadi budaya yang dijalankan secara konsisten.

Melalui komitmen tersebut, SMAN 1 Cerme terus memperkuat posisinya sebagai lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan itu menjadi fondasi penting dalam menyiapkan peserta didik yang adaptif, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *